Antisipasi Banjir, Kecamatan Muncar Intensifkan Koordinasi dan Sosialisasi saat Safari Ramadan

20260223_172044.jpg Pemerintah Kecamatan Muncar Sosialisasi Antisipasi Banjir saat Safari Ramadan (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Pemerintah Kecamatan Muncar meningkatkan langkah antisipasi banjir menyusul potensi cuaca ekstrem yang masih terjadi di wilayah pesisir selatan Banyuwangi. Koordinasi lintas desa hingga sosialisasi langsung ke warga terus digencarkan.


Staf Trantibum Kecamatan Muncar, Slamet Hariyadi, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi lanjutan bersama pemerintah desa untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan banjir.


“Pagi ini kami melaksanakan rapat koordinasi lanjutan terkait pencegahan dampak cuaca buruk di Kecamatan Muncar. Pemerintah desa kami minta siaga dan responsif terhadap potensi genangan maupun luapan air,” ujarnya, Senin (23/2/2026).


Ia menambahkan, program padat karya yang berkaitan dengan pembersihan saluran air dan lingkungan juga masih terus berjalan sebagai bagian dari upaya mitigasi.


“Program padat karya tetap berjalan sampai saat ini. Ini juga selaras dengan program ASRI yang disampaikan Ibu Bupati, yakni mendorong aksi nyata menjaga lingkungan agar tetap bersih dan tertata,” jelasnya.


Selain koordinasi internal, kecamatan juga melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadan. Sosialisasi dilakukan dengan menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat.


“Kami manfaatkan momentum Ramadan untuk menyampaikan imbauan. Kemarin sudah dilaksanakan di Masjid Al Rosyidin Dusun Curahkrakal, Desa Tambakrejo, kemudian di Masjid Al Futuhiyah Desa Tembokrejo,” paparnya.


Kegiatan serupa juga dilanjutkan ke Desa Sumberberas dan Desa Blambangan. Sosialisasi disampaikan saat pengajian maupun setelah salat tarawih.


“Melalui pengajian dan setelah ibadah tarawih, kami mengingatkan warga agar rutin membersihkan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, serta segera melapor jika ada tanda-tanda potensi banjir,” tambahnya.


Pemerintah Kecamatan Muncar berharap kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat dapat meminimalisasi risiko banjir saat intensitas hujan meningkat dalam beberapa waktu ke depan. (ep)