Polisi Mendatangi TKP Penjambretan Kalung Emas Nenek Usia 79 Tahun di Wilayah Kecamatan Muncar (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Seorang nenek berusia 79 tahun menjadi korban dugaan penjambretan di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Kalung emas seberat 5 gram yang dikenakannya direbut orang tak dikenal saat korban sedang berjalan sambil mendorong sepeda.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (01/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di jalan Dusun Sukosari, Desa Blambangan. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Muncar pada Sabtu (03/10/2026).
Kapolsek Muncar Kompol Suhartanto melalui Kanit Reskrim Ipda Sujarwadi Putra mengatakan, dugaan penjambretan tersebut terjadi ketika korban sedang berjalan dari rumahnya menuju rumah anaknya yang berjarak sekitar 500 meter.
Saat melintas di depan sebuah rumah kosong, korban tiba-tiba dihampiri orang tak dikenal. Pelaku sempat berpura-pura menanyakan keberadaan seseorang kepada korban.
Namun, sebelum korban menjawab pertanyaan tersebut, pelaku langsung menarik kalung emas yang dikenakan korban.
"Pelaku awalnya menghentikan korban dan berpura-pura menanyakan rumah seseorang. Saat korban belum sempat menjawab, pelaku langsung merebut kalung emas yang dikenakan korban," kata Sujarwadi saat dikonfirmasi.
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan kalung emas seberat sekitar 5 gram. Kerugian korban ditaksir mencapai Rp9,5 juta.
Sujarwadi mengatakan, aksi pelaku tersebut ternyata sempat terekam kamera CCTV milik warga di sekitar lokasi kejadian.
"Untuk aksi dugaan penjambretan itu sempat terekam kamera CCTV warga. Detik-detik pelaku mengambil emas juga terekam," ujarnya.
Rekaman CCTV tersebut kini menjadi salah satu petunjuk yang didalami polisi untuk mengungkap identitas pelaku.
Dalam rekaman tersebut, polisi mencermati rangkaian kejadian sejak pelaku menghampiri korban hingga mengambil kalung emas yang dikenakan korban. Petugas juga melakukan penelusuran terhadap kemungkinan keberadaan kamera pengawas lain di sekitar lokasi.
Usai menerima laporan, jajaran Polsek Muncar langsung mendatangi lokasi kejadian. Kapolsek bersama Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, Bhabinkamtibmas, serta petugas SPKT melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara.
Polisi juga akan memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui maupun berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.
"Untuk saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan. Kami melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Banyuwangi untuk upaya pengungkapan," jelas Sujarwadi.
Polisi juga masih mendalami identitas pelaku berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi. Hingga kini, terduga pelaku masih dalam penyelidikan.
Sujarwadi mengimbau masyarakat, terutama warga yang menggunakan perhiasan di tempat umum, untuk meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi aksi kejahatan serupa.
Polisi juga meminta masyarakat yang mengetahui ciri-ciri atau keberadaan pelaku agar segera memberikan informasi kepada petugas. (ep)

