Nasim Khan Ajak Pelaku UMKM Banyuwangi Perkuat Standarisasi Produk dan Perluas Pasar

IMG-20261106-WA0098.jpg Sosialisasi Program dan Kebijakan Kementerian Perdagangan bersama Anggota DPR RI Nasim Khan (Foto: Riqi/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Penguatan kualitas produk dan perluasan akses pasar menjadi perhatian dalam kegiatan Sosialisasi Program dan Kebijakan Kementerian Perdagangan yang digelar bersama Anggota DPR RI Komisi VI, Nasim Khan, di Banyuwangi, Jumat (06/11/2026).


Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta yang merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai wilayah Kabupaten Banyuwangi.


Sosialisasi ini menghadirkan Analis Perdagangan Ahli Madya Kementerian Perdagangan, Irma Nur HWT, Pengawas Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi, Yuswan Bakhtiar, serta Ketua UMAMI Kabupaten Banyuwangi, Heru Prayitno.


Dalam sambutannya, Nasim Khan menegaskan pentingnya pendampingan dan pengawalan terhadap pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usaha, meningkatkan kualitas produk, hingga menjangkau pasar yang lebih luas.


Ia berharap para pelaku usaha dapat memanfaatkan program pemerintah, khususnya di sektor perdagangan. Menurutnya, berbagai potensi usaha lokal perlu mendapatkan perhatian dan dukungan agar mampu berkembang.


Nasim juga mencontohkan sejumlah produk UMKM yang berhasil menembus pasar luar negeri setelah mendapatkan pendampingan. Ia menyatakan siap mengawal potensi serupa di Banyuwangi.


“Apa yang bisa kita bantu kawal, khususnya untuk yang benar-benar punya etos kerja, teman-teman ini di bidang perdagangan,” ujar Nasim.


Sementara itu, Irma Nur HWT menjelaskan bahwa salah satu fokus Kementerian Perdagangan adalah meningkatkan mutu produk melalui penerapan standarisasi dan pemenuhan regulasi perdagangan.


Menurutnya, kualitas produk menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen sekaligus meningkatkan daya saing.


"Produk lokal harus berdaya saing dan siap dari lokal untuk global," jelas Irma.


Ia juga memaparkan bahwa Kemendag menyediakan pendampingan bagi UMKM, termasuk fasilitasi penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI), pemenuhan regulasi, serta dorongan inovasi produk.


Dengan pemenuhan standar mutu, produk UMKM diharapkan semakin dipercaya konsumen domestik dan memiliki peluang lebih besar menembus pasar ekspor.


Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM Banyuwangi diharapkan semakin memahami pentingnya standarisasi, inovasi, dan adaptasi terhadap kebutuhan pasar, sehingga produk lokal mampu berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (rq)