Aston Banyuwangi Asah Respons Darurat dengan Simulasi Kebakaran (Foto: Aston/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Kesiapsiagaan menghadapi kebakaran menjadi fokus latihan yang digelar Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center bersama sejumlah instansi terkait, Kamis (15/10/2026). Dalam simulasi tersebut, proses pemadaman dan evakuasi berhasil diselesaikan sekitar 15 menit.
Kegiatan ini melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Polsek Giri, serta RSI Fatimah. Latihan dilakukan untuk menguji kesiapan personel sekaligus memastikan prosedur penanganan keadaan darurat berjalan sesuai standar.
General Manager Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center, Catur Rahmadi, mengatakan latihan pemadaman kebakaran dan evakuasi merupakan agenda rutin yang dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun.
“Ini kegiatan rutin. Minimal satu tahun satu kali kami melaksanakan latihan pemadaman kebakaran dan evakuasi,” ujarnya.
Simulasi menggunakan skenario kebakaran akibat korsleting listrik di kamar 501, lantai lima hotel. Asap digambarkan mengepul dari lokasi kejadian, sementara dua orang menjadi korban yang membutuhkan pertolongan medis.
Satu korban disimulasikan mengalami sesak napas, sedangkan korban lainnya tidak sadarkan diri. Tim hotel melakukan penanganan awal dan evakuasi sebelum kedua korban mendapatkan pemeriksaan medis serta dirujuk ke rumah sakit sesuai skenario latihan.
Catur menjelaskan, manajemen menetapkan standar waktu penanganan keadaan darurat di bawah 20 menit. Dalam latihan tersebut, seluruh proses pemadaman dan evakuasi dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 15 menit.
“Standar waktu kami harus di bawah 20 menit. Tadi yang kami lakukan kurang lebih 15 menit, seluruh proses evakuasi dan pemadaman selesai,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Dinas Damkarmat Banyuwangi, Agus Supriyadi, mengatakan kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai mitigasi dan pencegahan kebakaran, termasuk tindakan yang harus dilakukan ketika insiden terjadi.
Menurut Agus, kegiatan berlangsung selama dua hari. Hari pertama diisi materi dan praktik dasar penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), sedangkan hari kedua dilanjutkan dengan simulasi penanggulangan kebakaran bersama petugas Damkarmat.
“Ketika pihak Hotel Aston kewalahan menangani kebakaran, mobil pemadam dari Dinas Damkarmat membantu melakukan pemadaman,” jelas Agus.
Ia menambahkan, Damkarmat Banyuwangi juga melakukan pemeriksaan bangunan untuk memastikan kelayakan dan fungsi sistem proteksi kebakaran.
“Kami juga bertugas memeriksa bangunan-bangunan gedung di Kabupaten Banyuwangi untuk memastikan kelayakan dan operasional proteksi kebakarannya,” pungkasnya.
Selain latihan kebakaran, Aston Banyuwangi juga secara berkala melatih karyawan menghadapi keadaan darurat lain, termasuk gempa bumi, guna memastikan setiap personel memahami prosedur keselamatan. (*Adv)

