Satukan Kesehatan Manusia, Hewan, dan Lingkungan, FIKKIA UNAIR Banyuwangi Deklarasikan One Health

1deijo.jpg Deklarasi One Health yang Diinisiasi FIKKIA UNAIR Banyuwangi (Foto: Riqi-Hendri MG/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Upaya menyinergikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan digaungkan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi melalui deklarasi One Health. Kegiatan ini melibatkan akademisi, mahasiswa internasional, pelajar, serta pelaku usaha perikanan dan pertanian hingga insan kesehatan. Bertempat di Ballroom Hotel Aston Banyuwangi, Sabtu (17/10/2026).


Deklarasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian 1st International Conference on One Health Synergy (ICOHS) 2026 yang berlangsung pada 16–17 Oktober 2026. Forum ini dihadiri mahasiswa internasional dari enam negara, yakni Pakistan, Aljazair, Tanzania, Sudan, Bangladesh, dan Afghanistan.


Forum ini membahas keterkaitan kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kelestarian lingkungan, termasuk relevansinya terhadap ketahanan pangan serta kesiapsiagaan menghadapi ancaman pandemi.


Dekan FIKKIA UNAIR Banyuwangi, Dr. Rahadian Indarto Susilo, dr., Sp.BS., menjelaskan bahwa deklarasi tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam membahas persoalan kesehatan secara terpadu.


"Kegiatan hari ini adalah tonggak awal. Dari sini kita akan mengusulkan langkah-langkah konkret yang hasilnya akan ditampilkan di acara Konferensi Internasional. Di hari ini brainstorming, perencanaan akan berjalan, dan kita lihat hasil nyatanya di masyarakat," kata Rahadian.


Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan BPPSDM KP Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Dr. Alan Frendy Koropitan, S.Pi., M.Si., turut menguatkan hubungan pendekatan One Health dengan kebijakan lintas sektor pemerintah.


“Ini kerja bersama antar kementerian lembaga, yang paling penting pemerintah pusat dan pemerintah daerah, melalui kegiatan inilah kobalorasi itu bisa terlaksana,” ujar Alan.


Alan menjelaskan, sejumlah kebijakan di sektor kelautan dan perikanan, seperti konservasi laut dan penanganan sampah laut, berkaitan dengan upaya menjaga kesehatan lingkungan. Keterkaitan tersebut menjadi salah satu aspek yang dapat dibahas dalam penerapan pendekatan One Health.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Amir Hidayat, SKM., M.Si., menilai pendekatan tersebut perlu terus didorong dalam penerapannya. 


“Ini harus juga sinergis dengan memastikan lingkungan juga terjaga, bebas dari pencemaran, bebas dari bahan-bahan kimia,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi inisiatif FIKKIA UNAIR yang dinilai dapat mendorong pembangunan daerah melalui pendekatan lintas sektor. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi turut mendukung pembangunan dan pengembangan UNAIR Banyuwangi, salah satunya melalui hibah area pembangunan dengan masterplan yang sejalan dengan arah pembangunan daerah.


Acara kemudian dilanjutkan pada malam hari Gala Dinner dan Awarding (ICOHS) 2026 di Pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi. (rq)