Community Talk & BYD M6 Challange Oleh BYD Haka Gresik (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, GRESIK - Haka Auto kembali memperluas ruang interaksi bersama komunitas otomotif dan media lokal melalui BYD Haka Gresik Community Talk bertema “Mobilitas Masa Depan Dimulai Hari Ini”. Berlangsung pada Sabtu (24/10/2026) kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian event series Haka Auto yang menghadirkan pengalaman berkendara, edukasi teknologi, serta pertukaran wawasan mengenai perkembangan mobilitas elektrifikasi di Indonesia.
Mengambil titik awal di showroom BYD Haka Gresik dan berakhir di Restoran Pawon Tinom, Gresik, kegiatan ini dirancang untuk membawa peserta lebih dekat dengan teknologi kendaraan BYD melalui pengalaman nyata, bukan sekadar pengenalan produk. Komunitas otomotif dan jurnalis lokal diajak mengeksplorasi karakter kendaraan, memahami keunggulan teknologi, serta merasakan relevansinya dalam kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Marketing Manager PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto), Radhitya Natawidjaja, mengatakan bahwa pendekatan berbasis pengalaman menjadi bagian penting dari upaya Haka Auto dalam membangun kedekatan dengan komunitas dan masyarakat di setiap wilayah operasionalnya.
“Bagi kami, memperkenalkan teknologi kendaraan tidak cukup hanya melalui spesifikasi dan presentasi produk. Masyarakat perlu mendapatkan kesempatan untuk merasakan langsung bagaimana teknologi tersebut bekerja dan memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Melalui BYD Haka Community Talk, kami ingin membangun rangkaian kegiatan berkelanjutan dengan menggandeng komunitas otomotif dan media lokal di setiap cabang Haka Auto. Kami berharap peserta dapat merasakan langsung efisiensi BYD M6 DM, sekaligus mengeksplorasi teknologi V2L pada BYD M6 EV yang menghadirkan fungsi kendaraan listrik lebih luas, bahkan untuk mendukung berbagai aktivitas di luar perjalanan,” ujar Radhitya.

BYD M6 DM Fun Driving Challenge: Menguji Efisiensi di Jalan Sebenarnya
Salah satu agenda utama kegiatan ini adalah BYD M6 DM Fun Driving Challenge, yang melibatkan enam partisipan dari komunitas otomotif dengan tiga unit BYD M6 DM Cross. Memulai perjalanan dari showroom BYD Haka Gresik, para peserta ditantang melintasi sejumlah check point di wilayah Gresik sebelum mencapai garis finis di Restoran Pawon Tinom.
Tantangan ini dirancang untuk memberikan gambaran langsung mengenai efisiensi kendaraan dalam kondisi berkendara nyata. Peserta dapat mengamati penggunaan energi selama perjalanan, sekaligus mengenali karakter teknologi Dual-Mode yang mengombinasikan kemampuan berkendara berbasis listrik dengan dukungan mesin pembakaran internal.
BYD M6 DM Cross dibekali baterai berkapasitas 18,3 kWh, dengan daya jelajah listrik sekitar 100–110 km dalam kondisi baterai terisi penuh, berdasarkan informasi spesifikasi yang disampaikan untuk kegiatan ini. Kemampuan tersebut memberikan gambaran tentang potensi pemanfaatan energi listrik untuk mendukung mobilitas harian, sementara sistem Dual-Mode memberikan fleksibilitas untuk perjalanan lebih jauh.
Untuk memperkaya pengalaman peserta, Haka Auto juga melibatkan jurnalis dari media lokal sebagai penumpang di setiap kendaraan kontestan. Dengan demikian, rekan media dapat merasakan langsung kenyamanan dan karakter berkendara BYD M6 DM, serta memperoleh perspektif yang lebih utuh dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Pendekatan ini sekaligus membuka ruang evaluasi dan diskusi yang lebih relevan mengenai teknologi kendaraan, efisiensi energi, serta bagaimana kendaraan elektrifikasi dapat menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.

V2L BYD M6 EV Karaoke Contest: Teknologi Kendaraan untuk Lebih Banyak Aktivitas
Selain tantangan berkendara, BYD Haka Gresik Community Talk turut menghadirkan V2L BYD M6 EV Karaoke Contest. Aktivasi ini mengajak peserta mengeksplorasi teknologi Vehicle-to-Load (V2L), yang memungkinkan kendaraan menyalurkan energi listrik untuk mengoperasikan perangkat elektronik eksternal.
Melalui aktivitas karaoke, teknologi tersebut diperkenalkan dalam suasana yang interaktif dan dekat dengan keseharian komunitas. Kendaraan tidak hanya diposisikan sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai sumber daya listrik portabel yang dapat mendukung kegiatan rekreasi, acara komunitas, hingga berbagai kebutuhan di luar rumah.
Teknologi V2L pada BYD M6 EV mampu menyuplai daya hingga 2.200 watt, sehingga dapat digunakan untuk mengoperasikan beragam perangkat elektronik yang kebutuhan dayanya sesuai dengan kapasitas tersebut. Dalam konteks penggunaan sehari-hari, kemampuan ini menghadirkan fleksibilitas tambahan, baik untuk kegiatan luar ruang maupun aktivitas yang membutuhkan sumber listrik portabel.
Sistem pengelolaan daya juga dirancang untuk membantu menjaga ketersediaan energi kendaraan. Berdasarkan informasi teknologi yang disampaikan untuk kegiatan ini, suplai daya V2L dapat dihentikan secara otomatis ketika kapasitas baterai mencapai ambang 15%, sehingga energi tersisa dapat dipertahankan untuk kebutuhan berkendara menuju lokasi pengisian daya.
Melalui demonstrasi langsung ini, Haka Auto ingin menunjukkan bahwa inovasi kendaraan listrik bukan hanya tentang perpindahan dari mesin konvensional ke energi listrik, melainkan juga tentang bagaimana teknologi dapat memperluas fungsi kendaraan dan memberikan manfaat yang lebih praktis bagi penggunanya.
Haka Auto Perkuat Kedekatan dengan Komunitas di Kota Penyangga Jawa Timur
Branch Manager BYD Haka Gresik, Yoga Dwi Hartiar, menyambut positif terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan pengalaman langsung mengenai kendaraan BYD.
“Kami menyambut gembira pelaksanaan BYD Haka Community Talk di Kabupaten Gresik. Kehadiran kegiatan ini menunjukkan keseriusan Haka Auto untuk semakin dekat dengan masyarakat, termasuk di kota-kota penyangga di Jawa Timur. Melalui pengalaman berkendara langsung dan sesi diskusi bersama narasumber, kami ingin memberikan kesempatan kepada komunitas dan media untuk mengenal keunggulan kendaraan BYD secara lebih mendalam,” ujar Yoga.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi BYD Haka Gresik untuk memperkenalkan layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat, mulai dari konsultasi kebutuhan kendaraan, pengalaman test drive, hingga pertukaran wawasan bersama komunitas dan media.
“Harapan kami, interaksi seperti ini dapat membangun kepercayaan sekaligus memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh kepada masyarakat mengenai teknologi, produk, dan layanan Haka Auto. Gresik memiliki komunitas dan potensi pasar yang menarik, dan kami ingin menjadi bagian dari perkembangan mobilitas masyarakat di wilayah ini,” tambahnya.
Talkshow: Menghubungkan Teknologi, Komunitas, dan Kebutuhan Mobilitas
Rangkaian kegiatan mencapai puncaknya melalui sesi Community Talk yang menghadirkan Yanuar Anugrah, Ketua Komunitas Forum Otomotif Gresik, serta Hamdan ‘Afif Bahi dari tim In-House Training (IHT) BYD Indonesia.
Diskusi ini menjadi ruang untuk mempertemukan perspektif komunitas otomotif dengan pengetahuan produk dan teknologi kendaraan. Pembahasan mencakup perubahan kebutuhan mobilitas, pengalaman menggunakan kendaraan elektrifikasi, serta pentingnya memahami teknologi secara langsung agar konsumen dapat menentukan pilihan sesuai kebutuhan dan gaya hidupnya.
Keterlibatan komunitas dan media lokal juga menjadi elemen penting dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka. Melalui interaksi semacam ini, informasi mengenai teknologi kendaraan dapat disampaikan secara kontekstual, dekat dengan kebutuhan masyarakat setempat, dan didukung pengalaman nyata para peserta.
Bagi Haka Auto, rangkaian BYD Haka Community Talk merupakan bagian dari pendekatan yang menempatkan edukasi, pengalaman pelanggan, dan kolaborasi lokal sebagai fondasi pengembangan ekosistem mobilitas elektrifikasi.
Ke depan, Haka Auto berharap kegiatan serupa dapat hadir di lebih banyak wilayah operasionalnya, dengan menggandeng komunitas dan media setempat untuk membuka ruang diskusi, pengalaman berkendara, dan pemahaman teknologi yang semakin luas.
BYD Haka Community Talk akan berlanjut ke kota berikutnya, membawa semangat yang sama: mengenal teknologi lebih dekat, merasakan manfaatnya secara langsung, dan menjadikan mobilitas masa depan sebagai pengalaman yang dapat dimulai hari ini. (*Adv)

