Jembatan Darurat Tapansari Sraten Banyuwangi Dipasang, Baru Bisa Dilalui Sepeda Motor

1ihionk.jpg Jembatan Darurat untuk Roda Dua di Dusun Tapansari, Desa Sraten, Kec. Cluring (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Pasca amblesnya jembatan di Dusun Tapansari, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (PUCKPP) mulai melakukan penanganan darurat. Sebuah jembatan sementara kini telah dipasang untuk memulihkan akses warga.


Plt. Sekretaris Dinas PU CKPP Banyuwangi, Ebta Andharisandi, mengatakan jembatan darurat tersebut baru selesai dipasang pada Rabu (22/04/2026) malam dan saat ini mulai bisa dimanfaatkan masyarakat.


“Jembatan darurat sudah selesai dipasang tadi malam, namun saat ini baru bisa dilalui kendaraan roda dua,” ujar Ebta saat dikonfirmasi, Kamis (23/04/2026).


Ia menjelaskan, jembatan sementara tersebut memiliki panjang sekitar 14 meter dengan lebar 1,5 meter dan menggunakan konstruksi rangka baja portabel atau jembatan Bailey.


“Ukurannya kurang lebih 14 meter kali 1,5 meter. Jenisnya Bailey, seperti yang pernah dipasang di Sarongan,” jelasnya.


Meski sudah bisa digunakan, jembatan tersebut belum diperuntukkan bagi kendaraan berat karena masih menunggu proses pemeriksaan teknis.


“Belum kita opname, jadi sementara ini hanya untuk roda dua,” tegas Ebta.


Sementara itu, Kepala Desa Sraten, Arif Rahman Wahyudi, mengaku bersyukur dengan adanya jembatan darurat tersebut meski masih terbatas penggunaannya.


“Alhamdulillah paling tidak warga bisa melewati jalan tersebut, meski masih terbatas,” ujarnya.


Namun demikian, ia berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan jembatan permanen agar aktivitas masyarakat kembali normal sepenuhnya.


“Permohonan saya sebagai kepala desa, semoga secepatnya bisa dibangun kembali jembatan permanen,” imbuhnya.


Seperti diketahui, jembatan di Tapansari sebelumnya ambles akibat terjangan banjir setelah hujan deras. Kerusakan ini sempat memutus akses penting yang menghubungkan wilayah Tapansari dengan Benculuk dan Tamanagung. Kini, dengan adanya jembatan darurat, mobilitas warga mulai berangsur pulih sambil menunggu penanganan permanen dari pemerintah. (ep)