Jenazah Korban Kebakaran Hotel di Turki Dipulangkan ke Banyuwangi

20250205_122648.jpg Jenazah Korban Kebakaran Hotel di Turki Telah Tiba di Rumah Duka di Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi (Foto: Eko/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Sri Wahyuni, pekerja migran asal Kabupaten Banyuwangi yang menjadi korban kebakaran hebat hotel di Istanbul, Turki pada 18 Januari lalu, dipulang ke kampung halaman. Jenazah tiba di rumah di Dusun Persen, Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi pada Rabu (05/02/2025) sekitar pukul 11:00 WIB.


Kedatangan jenazah diwarnai Isak tangis dari keluarga tak terkecuali tiga anak korban. Jenazah menempuh perjalanan panjang dari dari Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta menuju rumah duka.


Koordinator Advokasi Garda BMI Banyuwangi Topan Hadi Sucipto menjelaskan, korban dipulangkan setelah lebih dari dua pekan menjadi korban kebakaran.


Sri Wahyuni, terang dia, adalah pekerja migran yang sudah bekerja di hotel tempat kebakaran sejak Agustus 2024 atau sekitar 5 bulan.


"Jenazah dipulangkan kemarin dari Turki dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 18.00 WIB. Kemudian, difasilitasi oleh ambulans BP3MI Banten untuk dibawa ke Banyuwangi," kata pria yang akrab disapa Krishna.


Menurut Krishna, informasi soal meninggalnya korban pertama kali diketahui oleh adik kandungnya yang bekerja di Taiwan pada hari kejadian hotel terbakar.


Saat itu, sang adik mendapat kabar dari seseorang yang mengaku berasal dari KJRI Istambul. Adik korban sempat diperlihatkan jenazah Sri Wahyuni oleh pihak KJRI melalui panggilan video untuk memastikan bahwa kebenaran identitas korban.


Krishna menjelaskan, korban meninggalkan seorang suami dan tiga orang anak. Semuanya tinggal di kampung halaman di Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo.


Selama bekerja di Turki, menurut informasi yang diterima Garda BMI Banyuwangi dari pihak keluarga, Sri Wahyuni tinggal di mes yang ada di hotel.


Saat kebakaran terjadi, ia diduga tak bisa menyelamatkan diri hingga meninggal dunia. (ep)