Safari Ramadan DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur di Banyuwangi (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Safari Ramadan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur (Jatim) di Banyuwangi menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas internal sekaligus menyiapkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) serentak se-Indonesia.
Kegiatan yang digeber di Aula Al Aly Pondok Pesantren (Ponpes) Nurut Taqwa, Dusun Cemoro, Desa Balak, Kecamatan Songgon, pada Rabu (4/3/2026), itu dihadiri jajaran pengurus dari berbagai tingkatan, mulai DPW Jatim seperti salah satu Wakil Ketua, Ach. Faidy Suja'e, dan pengurus, Plt. Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Banyuwangi, Nur Faizin, dan pengurus hingga ketua dan jajaran Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC).
Tampak hadir pula Ketua Dewan Syuro DPC PKB Banyuwangi, KH. Abdul Ghofar Lazim, Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jatim, Ubaidillah, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Hj. Siti Mafrochatin Ni'mah, dan Ketua Fraksi PKB DPRD Banyuwangi, Arvy Rizaldy.
Selain itu, turut hadir Anggota Komisi IV DPRD Banyuwangi yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Panji Bangsa Banyuwangi, Dr. Zaki Al Mubarok, bersama sejumlah anggota DPRD Banyuwangi Fraksi PKB, serta para ketua dan pengurus lembaga maupun badan otonom PKB Banyuwangi.
Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Ach. Faidy Suja’e, menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin partai yang tahun ini dilaksanakan secara serentak di 10 kabupaten/kota di Jawa Timur. Pelaksanaannya dibagi dalam beberapa gelombang sebagai bagian dari upaya konsolidasi menyeluruh hingga tingkat kecamatan.
“Ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus konsolidasi struktur, dari DPW, DPC, sampai DPAC. Momentum Ramadan kita manfaatkan untuk memperkuat kebersamaan dan soliditas organisasi,” katanya.
Menurut Faidy, ada tiga fokus utama dalam kegiatan tersebut. Pertama, mempererat silaturahmi antarstruktur partai. Kedua, melakukan konsolidasi organisasi agar semakin solid dan terarah. Ketiga, mensosialisasikan persiapan serta pelaksanaan Muscab PKB yang akan digelar serentak di seluruh Indonesia.
Untuk Banyuwangi, Muscab direncanakan akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Karena itu, Safari Ramadan menjadi sarana penting untuk memastikan kesiapan struktur sekaligus menyamakan persepsi seluruh kader.
Faidy menegaskan, seluruh kader PKB memiliki komitmen untuk mewujudkan cita-cita besar partai, sebagaimana yang diperjuangkan Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar. Cita-cita tersebut berorientasi pada kesejahteraan, kemaslahatan umat, serta masa depan bangsa.
Sebagai partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU), Faidy menekankan bahwa di abad kedua NU, PKB tidak lagi terjebak pada perdebatan identitas atau klaim representasi. Yang jauh lebih penting adalah kerja nyata dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Nahdliyin dan rakyat Indonesia secara luas.
“Ini bukan kerja politik jangka pendek, tapi kerja jangka panjang,” tegasnya.
Sejalan dengan itu, Faidy menyebut bahwa DPW PKB Jatim telah menyusun visi kelembagaan lima tahun ke depan, yakni melipatgandakan kemenangan untuk kesejahteraan yang berkemanfaatan dan berkelanjutan.
Artinya, kemenangan politik yang diraih saat ini harus terus ditingkatkan pada periode berikutnya, sekaligus memberikan manfaat nyata dan berkesinambungan bagi masyarakat.
“Bukan sekadar menang, tapi bagaimana kemenangan itu bermanfaat dan terus berkelanjutan,” cetus Faidy.
Sementara itu, Plt Ketua DPC PKB Banyuwangi, Nur Faizin, berpesan agar seluruh kader tetap satu komando dan tegak lurus terhadap arahan pimpinan partai, serta terus menjaga komunikasi dengan para kiai dan tokoh agama sebagai bagian dari tradisi perjuangan PKB.
“Orang yang menang adalah orang yang siap. Maka mulai sekarang, kita siapkan struktur, kita siapkan kader, dan kita siapkan kerja-kerja nyata untuk masyarakat,” tuturnya.
Melalui Safari Ramadan yang digelar di Ponpes dengan pengasuh salah satu anggota DPRD Banyuwangi Fraksi PKB, KH. Muhammad Ali Mahrus, itu kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara struktur partai dan kalangan pesantren.
Momentum ini diharapkan semakin mempererat soliditas kader, memperkuat konsolidasi hingga tingkat akar rumput, serta menjadi langkah awal menuju Muscab yang sukses demi kebangkitan dan kemenangan PKB Banyuwangi ke depan. (*)

