Dagangan di Pasar Genteng, Banyuwangi (Foto: Eko/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Harga sejumlah kebutuhan dapur di Pasar Genteng 1, Desa Gentengkulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, mengalami perubahan dalam sepuluh hari terakhir. Harga cabai rawit terpantau naik cukup signifikan, sementara harga daging ayam potong dan telur ayam ras justru mengalami penurunan.
Berdasarkan pemantauan harga pada Jumat (25/9/2026), cabai rawit kini dijual di kisaran Rp62 ribu hingga Rp65 ribu per kilogram. Padahal, pada 15 September lalu, komoditas tersebut masih berada di kisaran Rp56 ribu hingga Rp58 ribu per kilogram.
Petugas Pasar Genteng 1, Arif Kurniawan, mengatakan kenaikan harga cabai rawit mencapai sekitar Rp6 ribu hingga Rp7 ribu per kilogram.
"Kalau pertengahan bulan lalu cabai kecil masih sekitar Rp56 ribu sampai Rp58 ribu per kilogram, sekarang sudah Rp62 ribu hingga Rp65 ribu," kata Arif.
Kenaikan juga terjadi pada komoditas cabai merah besar. Harganya kini berada di kisaran Rp22 ribu hingga Rp24 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp16 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram.
"Ini memang cabai sedang naik harganya, tapi memang sifatnya fluktuatif," ujarnya.
Menurut Arif, kenaikan harga cabai tersebut berkaitan dengan pasokan dari daerah penghasil yang mengalami sedikit hambatan. Kondisi tersebut kemudian berpengaruh terhadap harga di tingkat pedagang.
"Untuk cabai rawit dan cabai merah memang ada kenaikan karena pasokan dari daerah penghasil agak tersendat. Akibatnya harga di tingkat pedagang ikut naik," jelasnya.
Di tengah kenaikan harga cabai, kabar berbeda datang dari komoditas sumber protein. Harga daging ayam potong justru turun dari Rp40 ribu menjadi Rp38 ribu per kilogram.
"Untuk ayam turun harga, meskipun bisa dibilang harganya masih cukup mahal," kata Arif.
Penurunan tipis juga terjadi pada telur ayam ras. Komoditas tersebut kini dijual sekitar Rp24 ribu per kilogram, turun Rp1.000 dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp25 ribu per kilogram.
Arif menyebut kondisi pasokan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan harga sejumlah komoditas tersebut. Pasokan ayam dan telur yang relatif stabil membuat harga kedua komoditas tersebut berangsur turun.
"Untuk daging ayam potong dan telur, pasokannya relatif melimpah dan stabil sehingga harganya bisa turun secara bertahap," terangnya.
Sementara itu, sejumlah kebutuhan pokok lainnya seperti beras, minyak goreng, daging sapi, dan bawang masih terpantau relatif stabil. Tidak ada perubahan harga yang terlalu mencolok dalam pemantauan terakhir.
"Fluktuatif, tapi tidak ada yang menonjol naik atau turunnya," pungkas Arif.
Pihak Pasar Genteng 1 memastikan pemantauan harga dan pasokan akan terus dilakukan secara berkala untuk mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok di wilayah Genteng dan sekitarnya. (ep)

