Laka Tunggal di Dadapan Kabat, Pengendara Motor Ditemukan Tak Sadarkan Diri

1yuabi.jpg Polisi Mendatangi TKP Laka Lantas Tunggal di Jalan Raya Dadapan Kabat (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Banyuwangi-Rogojampi, tepatnya di depan sebuah toko di utara Koperasi Humaira, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Rabu (10/06/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Seorang pengendara motor ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri usai menabrak pohon di tepi jalan.


Korban diketahui berinisial MSK (21), seorang buruh asal Dusun Kawang, Desa Labanasem, Kecamatan Kabat. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Vario warna merah tanpa pelat nomor seorang diri.


Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, motor yang dikendarai korban melaju dari arah utara menuju selatan di jalur nasional Banyuwangi-Rogojampi. Namun sesampainya di lokasi kejadian, korban diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.


Motor yang dikendarainya kemudian oleng ke kiri hingga keluar jalur dan menghantam pohon yang berada di bahu jalan sebelah timur.


Benturan keras membuat korban mengalami luka di bagian wajah dan langsung terkapar di lokasi kejadian. Warga yang mengetahui peristiwa tersebut segera memberikan pertolongan dan menghubungi petugas.


Korban selanjutnya dievakuasi ke RSI Fatimah Banyuwangi untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga laporan diterima, korban masih menjalani observasi karena belum sadarkan diri.


Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfian membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut. Dari hasil penyelidikan awal, tidak ditemukan keterlibatan kendaraan lain dalam insiden itu.


"Kecelakaan ini merupakan laka tunggal. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP sementara, pengendara diduga mengantuk sehingga kehilangan keseimbangan saat berkendara. Kendaraan kemudian oleng ke kiri dan menabrak pohon di bahu jalan," kata Ipda Tri Pepri Alfian.


Selain itu, petugas juga mendapati bahwa korban tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) C saat mengendarai sepeda motor tersebut.


"Korban mengalami luka pada bagian wajah dan saat dievakuasi dalam kondisi belum sadar. Saat ini korban masih mendapatkan perawatan medis di rumah sakit," ujarnya.


Ipda Tri Pepri mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk. Menurutnya, faktor kelelahan masih menjadi salah satu penyebab dominan kecelakaan lalu lintas di wilayah Banyuwangi.


"Jika merasa mengantuk atau kondisi tubuh kurang fit, sebaiknya menepi dan beristirahat terlebih dahulu. Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat berkendara," pungkasnya.


Akibat kejadian tersebut, sepeda motor korban mengalami kerusakan pada bagian depan dengan kerugian material ditaksir sekitar Rp1 juta. Polisi masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. (ep)