Polisi saat Melakukan Olah TKP Kecelakaan di Jalan Raya Nasional, Gambiran, Banyuwangi (Foto: Satlantas/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua sepeda motor dan sebuah truk box terjadi di Jalan Nasional Banyuwangi-Jember, tepatnya di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Jumat (03/07/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Seorang perempuan tewas di lokasi setelah terlindas truk, sementara dua pengendara mengalami luka-luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfian membenarkan peristiwa tersebut. Korban meninggal diketahui berinisial SRH (50), penumpang sepeda motor Honda Vario.
"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan dua sepeda motor dan satu kendaraan truk box di Jalan Nasional Banyuwangi-Jember, wilayah Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran. Satu orang penumpang sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Tri Pepri.
Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Genio yang dikendarai DPJ (22), warga Desa Jajag, melaju dari arah selatan ke utara. Saat arus lalu lintas padat, pengendara Genio berusaha mendahului kendaraan di depannya.
Pada saat bersamaan, dari arah yang sama melaju sepeda motor Honda Vario yang dikendarai MIMA (17) dengan membonceng SRH. Motor Vario juga berusaha mendahului Honda Genio.
"Karena jarak saat mendahului terlalu dekat, sepeda motor Honda Vario menyenggol Honda Genio hingga pengendara Genio terjatuh ke sisi kiri jalan. Sementara Honda Vario oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan," jelasnya.
Nahas, dari arah utara ke selatan melaju truk box Isuzu yang dikemudikan SR (44). Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tak dapat dihindari.
Benturan keras membuat SRH terjatuh ke badan jalan dan terlindas roda truk. Korban meninggal dunia di tempat akibat luka berat di bagian kepala. Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Graha Medika Banyuwangi.
Sementara itu, pengendara Honda Vario mengalami patah tulang tangan kiri serta luka lecet di wajah dan kaki. Sedangkan pengendara Honda Genio hanya mengalami luka lecet pada tangan dan kaki.
Dari hasil pemeriksaan, kedua pengendara sepeda motor diketahui belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan diri mendahului kendaraan apabila kondisi arus lalu lintas padat dan ruang gerak terbatas. Pastikan manuver dilakukan dengan memperhatikan jarak aman serta situasi dari arah berlawanan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat berkendara," pungkasnya. (ep)

