Pemuda Asal Banyuwangi Direkrut Klub Sepak Bola Sokol Pyrzyce, Polandia (Foto: FB/Sokol Pyrzyce)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Jalan hidup Slamet, pemuda asal Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, membawanya pada kisah yang tak biasa. Berangkat ke Polandia sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI), ia kini resmi menjadi pesepak bola profesional bersama klub Sokol Pyrzyce yang bermarkas di Kota Pyrzyce, Provinsi Pomerania Barat, Polandia.
Dilansir berbagai sumber, pemuda berusia 28 tahun tersebut awalnya merantau ke Polandia untuk bekerja. Namun kecintaannya terhadap sepak bola membawanya pada kesempatan yang tak pernah ia duga sebelumnya.
Selama di Kota Pyrzyce, Slamet kerap menyaksikan pertandingan dan latihan klub setempat. Seusai pertandingan, ia beberapa kali ikut bermain bersama para pemain setempat. Dari situlah kemampuannya mulai dilirik oleh ofisial klub.
Kesempatan tersebut dimanfaatkannya dengan mengikuti trial dan latihan bersama Sokol Pyrzyce. Selama hampir dua bulan, Slamet berjuang menunjukkan kemampuannya hingga akhirnya mendapatkan kepercayaan dari tim pelatih.
Setelah dinyatakan lolos, proses administrasi kepindahannya sebagai pemain juga harus melalui sejumlah tahapan karena statusnya sebagai warga negara asing. Akhir Mei 2026, seluruh proses tersebut akhirnya rampung dan ia resmi terdaftar sebagai pemain klub.
Kepastian bergabungnya Slamet dengan Sokol Pyrzyce diumumkan melalui akun Facebook resmi klub pada 27 Mei 2026. Klub yang bermarkas di Kota Pyrzyce tersebut memperkenalkan Slamet kepada para pendukungnya melalui sebuah unggahan. "Langsung dari Indonesia yang eksotis di Sportowa 5. Dengan senang hati kami mengumumkan bahwa pemain baru tim kami adalah Slamet Santoso dari Indonesia," tulis klub tersebut.
Sebelum merantau ke Polandia, Slamet diketahui telah menekuni sepak bola di Banyuwangi. Ia pernah memperkuat Banyuwangi Putra dan sempat membela Baruna Nusantara Banyuwangi dalam kompetisi Liga 3. Pengalaman bermain di level regional tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya hingga akhirnya mendapat kesempatan berkarier di klub sepak bola benua Eropa. (*)

