Tim SAR Gabungan Cari 2 Nelayan yang Hilang usai Perahu Terbalik di Grajagan Banyuwangi

1aono.jpg Petugas Basarnas Diberikan Instruksi Terlebih Dahulu Sebelum Menuju Lokasi Kejadian (Foto: Basarnas/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap dua nelayan yang hilang akibat kecelakaan perahu di perairan Pantai Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Senin (20/07/2026). Sebelumnya, kecelakaan tersebut menyebabkan dua anak buah kapal (ABK) meninggal dunia.


Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banyuwangi menerima laporan kejadian tersebut pada Senin pagi setelah mendapat informasi dari BPBD Kabupaten Banyuwangi.


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi I Made Oka Astawa mengatakan, usai menerima laporan pihaknya langsung mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi untuk bergabung dalam operasi pencarian.


"Setelah menerima laporan kejadian, kami langsung mengerahkan Tim Rescue menuju lokasi untuk melaksanakan operasi SAR bersama seluruh unsur terkait. Saat ini fokus kami adalah melakukan pencarian secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan," kata Oka Astawa, Senin (20/7/2026).


Sebanyak tujuh personel rescue diberangkatkan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi pada pukul 07.33 WIB. Tim membawa sejumlah peralatan pendukung, mulai dari perahu karet, perlengkapan water rescue, peralatan medis, hingga perangkat komunikasi.


Operasi pencarian dilakukan bersama tim SAR gabungan yang terdiri atas personel Pos TNI AL Grajagan, BPBD Banyuwangi, Dinas Pemadam Kebakaran Banyuwangi, Koramil Grajagan, Polsek Purwoharjo, serta nelayan setempat.


Menurut Oka, hingga kini proses pencarian masih terus dilakukan. Basarnas juga masih melakukan pendataan untuk memastikan identitas korban maupun kapal yang mengalami kecelakaan.


"Data korban maupun identitas kapal masih dalam proses pendataan dan akan kami sampaikan setelah memperoleh informasi yang valid," ujarnya.


Sebelumnya, sebuah perahu nelayan dilaporkan terbalik di perairan Pelawangan Grajagan saat perjalanan pulang usai melaut. Insiden tersebut mengakibatkan dua nelayan meninggal dunia, sementara dua lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.


Tim SAR gabungan masih menyisir lokasi kejadian dan area perairan sekitar Pelawangan Grajagan. Perkembangan hasil operasi pencarian akan disampaikan secara berkala sesuai kondisi di lapangan. (ep)