PMII UBISMAR Gelar September Hitam di RTH Blambangan, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Bakti Indonesia (UBI) dan Universitas Dr. H. Sumarno (UBISMAR) menggelar kegiatan September Hitam di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Blambangan Muncar, Banyuwangi, Rabu (30/09/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi dan penghormatan terhadap para korban berbagai peristiwa pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Indonesia. Sejumlah kader dan anggota PMII mengikuti kegiatan dengan membawa bunga mawar hitam sebagai simbol duka dan penghormatan kepada para korban.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk nasionalisme dan cinta tanah air. Setelah itu, peserta mengikuti penyampaian refleksi mengenai sejumlah peristiwa yang menjadi bagian dari catatan perjalanan HAM di Indonesia.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan doa bersama. Para peserta mendoakan para korban yang telah meninggal dunia sekaligus melakukan refleksi terhadap persoalan keadilan dan penegakan HAM di Indonesia.
Selain doa bersama, kegiatan juga diisi dengan orasi dan pembacaan puisi. Dalam orasinya, PMII menyampaikan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga ingatan sejarah serta menyuarakan berbagai persoalan kemanusiaan.
Ketua Komisariat PMII UBISMAR, Syadili, mengatakan kegiatan September Hitam tidak hanya dimaksudkan sebagai agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk kembali mengingat berbagai peristiwa yang pernah terjadi.
“Kita sebagai mahasiswa tidak boleh hanya diam. Kita perlu mengetahui sejarah dan persoalan yang pernah terjadi di negeri ini. Mengingat bukan berarti membenci, tetapi menjadi bagian dari upaya agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” kata Syadili.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran dalam membangun kesadaran masyarakat, khususnya terkait persoalan HAM, keadilan, dan demokrasi.
Kegiatan yang digelar di ruang publik tersebut berlangsung dengan tertib. Melalui September Hitam, PMII UBISMAR berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat terus mempelajari sejarah serta tidak melupakan para korban dari berbagai peristiwa kemanusiaan di Indonesia. (*)

