Dorong Kemandirian Ekonomi Kader, Ansor Banyuwangi Gandeng Disnakerperin Gelar Pelatihan

1qauyvy.jpg Pelatihan Keterampilan di Wilayah Kecamatan Blimbingsari Diikuti Kader GP Ansor (Foto: Adi/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Banyuwangi berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Banyuwangi menggelar pelatihan keterampilan bagi para kader pemuda Ansor.


Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari, mulai Senin hingga Kamis (2–12/11/2026), tersebut dilaksanakan secara bergilir di sembilan kecamatan. Meliputi Kecamatan Banyuwangi, Kalipuro, Blimbingsari, Kabat, Srono, Purwoharjo, Tegaldlimo, Gambiran, dan Songgon.


Ada empat jenis keterampilan yang diberikan kepada peserta, yakni pelatihan barista dan peningkatan kualitas produk Industri Kecil Menengah (IKM) kopi, sablon, massage, serta produksi lulur herbal.


Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kader agar tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha maupun bekal memasuki dunia kerja.


Ketua PC GP Ansor Banyuwangi, Arvy Rizaldy, mengatakan penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu hal penting dalam membangun kemandirian pemuda. Seperti semangat Ansor Banyuwangi: Ansor Berdaya!


Menurutnya, kader Ansor perlu memiliki kemampuan yang bisa diterapkan secara langsung dan memberikan manfaat bagi kehidupan ekonomi mereka.


"Organisasi kepemudaan tidak cukup hanya menjadi ruang berkumpul dan beraktivitas. Kader juga harus dibekali keterampilan, kreativitas, dan kemampuan untuk mandiri secara ekonomi. Kami berharap pelatihan ini menjadi bekal bagi kader untuk mengembangkan potensi diri, membuka peluang usaha, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan," ujarnya.


Melalui kolaborasi dengan Disnakerperin, PC GP Ansor Banyuwangi berharap pelatihan serupa dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak pemuda yang memiliki kompetensi dan mampu mengambil peluang di sektor usaha maupun industri kreatif. (rq)