Ratusan Mahasiswa Mancanegara Jelajahi Banyuwangi, FIKKIA UNAIR Gaungkan Blue Economy Lewat Airventure 2026

1unii.jpg FIKKIA UNAIR Gelar Airventure 2026 Berfoto Bersama di Destinasi Wisata Bangsring Underwater Banyuwangi (Foto: UNAIR/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga Banyuwangi kembali menggelar program internasional Airlangga Adventure (Airventure) 2026. Kegiatan summer camp ini menjadi wadah pengenalan budaya, sosial, dan akademik Indonesia bagi mahasiswa mancanegara.


Program yang diselenggarakan melalui Airlangga Global Engagement tersebut diikuti oleh 110 mahasiswa dari 10 negara. Selama tiga hari, Sabtu hingga Senin (2–4 Mei 2026), para peserta menjalani berbagai kegiatan berbasis edukasi dan pengalaman langsung di Banyuwangi.


Salah satu agenda utama adalah kunjungan ke Bangsring Underwater. Di lokasi konservasi laut tersebut, peserta melakukan penanaman terumbu karang serta mengikuti sosialisasi pelestarian penyu bekerja sama dengan Banyuwangi Sea Turtle Foundation. 


Ketua Panitia Airventure 2026, Dwi Retna Kumalaningrum, menyampaikan bahwa tema yang diusung tahun ini adalah blue economy protection. Tema tersebut menitikberatkan pada upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem laut secara berkelanjutan.


"Mereka lebih peduli tentang lingkungan, global warming, penanaman terumbu karang bagaimana merawat penyu yang mengalami kepunahan. Ini tahun ketiga kami menyelenggarakan Airlangga Adventure," kata Retna.


Selain kegiatan lingkungan, peserta juga diajak mengeksplorasi budaya lokal melalui kunjungan ke Desa Wisata Adat Osing Kemiren. Interaksi dengan masyarakat adat memberikan pengalaman langsung mengenai tradisi dan kearifan lokal Banyuwangi.


Usai kegiatan lapangan, para mahasiswa mempresentasikan hasil pengamatan mereka terkait perbandingan praktik konservasi terumbu karang dan penyu di Indonesia dengan negara asal masing-masing. Kegiatan ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan lintas negara.


Rangkaian Airventure ditutup dengan penampilan budaya dari masing-masing peserta. Mereka mengenakan pakaian tradisional dan menampilkan pertunjukan khas negara, menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban di aula Kampus Mojopanggung FIKKIA UNAIR Banyuwangi, Senin (04/05/2026).


Haris, peserta dari Universiti Tenaga Nasional Malaysia, mengaku antusias mengikuti program tersebut.


“Saya sangat suka dan enjoy program ini. Kita snorkeling, ada cultural performance, banyak sekali aktiviti, beauty, sangat seronok,” ujarnya.


Sementara itu, Yem Yoeurt dari Royal University of Law and Economics Kamboja menyebut program ini memberikan pengalaman berharga dalam memahami keberagaman budaya Asia.


"Actually I learned a lot about the culture from Asian countries they show us a lot of performance such as a relative to the culture their country (Sebenarnya saya banyak belajar tentang budaya dari negara-negara Asia, mereka menunjukkan banyak pertunjukan kepada kami, seperti yang berkaitan dengan budaya negara mereka)" ucap Yem.


Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan kepada kelompok dengan presentasi terbaik serta penampilan budaya terbaik. Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antarnegara, tetapi juga mendorong kolaborasi generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan global. (rq)