Ribuan Tanaman Cabai dan Kacang Petani Tegalsari Banyuwangi Roboh Usai Puting Beliung Sore Jelang Berbuka

1au8bui.jpg Tanaman Cabai dan Kacang Petani Tegalsari Banyuwangi Roboh Setelah Terkena Puting Beliung (Foto: Eko/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Angin puting beliung yang menerjang Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Rabu (4/3/2026) sore menjelang berbuka puasa tak hanya merusak puluhan rumah warga. Lahan pertanian milik warga di Dusun Tugurejo, Desa Tegalrejo, juga ikut terdampak.


Data sementara mencatat 39 rumah rusak di dua desa. Rinciannya, 36 rumah di Dusun Tugurejo, Desa Tegalrejo, dan tiga rumah di Dusun Sumberjati, Desa Dasri. Mayoritas kerusakan berupa atap beterbangan dan bangunan tertimpa pohon tumbang.


Namun di balik kerusakan rumah, para petani juga harus menanggung kerugian akibat tanaman palawija yang roboh dihantam angin kencang.


Pasangan suami istri Tohari (50) dan Koriatun (49) menjadi salah satu korban terdampak. Lahan pertanian seluas 446 meter persegi milik mereka yang ditanami cabai dan kacang-kacangan porak-poranda diterjang angin.


Di lahan tersebut terdapat sekitar 2.500 batang cabai berusia dua bulan dan 1.250 tanaman kacang yang sudah memasuki masa panen.


“Lanjaran (tiang penyangga tanaman) banyak yang patah. Sekarang disulami, yang patah diganti baru atau diperbaiki. Untungnya akarnya tidak sampai tercerabut, jadi masih bisa diselamatkan,” ujar Tohari.


Ia bersama istrinya langsung berupaya menyelamatkan tanaman yang masih bisa ditegakkan. Satu per satu batang cabai yang roboh namun tidak patah didirikan kembali. Sementara lanjaran dari bambu yang rusak diganti dengan yang baru.


“Prosesnya bisa sampai dua hari supaya tanaman berdiri normal lagi. Yang kacang sudah siap panen, jadi sangat disayangkan kalau sampai rusak parah,” tambahnya.


Sebelumnya, warga setempat juga sempat panik saat angin kencang datang tiba-tiba sekitar pukul 17.00 WIB, didahului hujan deras. Sejumlah pohon tumbang dan sempat melumpuhkan Jalan KH Hasyim Ashari arah KUA.


Camat Tegalsari Nanang Edy Mursidi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Alhamdulillah tidak sampai menimbulkan korban jiwa meskipun kondisi rumah yang terdampak lumayan parah,” ujarnya.


Saat ini, BPBD bersama warga masih melakukan pembersihan pohon tumbang dan pendataan kerusakan, termasuk dampak terhadap lahan pertanian warga. (ep)