Petugas Membantu Evakuasi Pohon Tumbang yang Timpa Rumah Warga (Foto: Eko/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Sebuah rumah warga di Kabupaten Banyuwangi rusak setelah tertimpa pohon waru berukuran besar. Pohon setinggi sekitar 20 meter itu roboh dan menghantam bagian dapur rumah milik warga di Dusun Krajan I, Desa/Kecamatan Tegalsari, Minggu (26/04/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Pemilik rumah diketahui bernama Abdur Rohman (56). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bagian atap dapur mengalami kerusakan cukup parah akibat tertimpa batang dan ranting pohon.
Peristiwa itu diduga dipicu kondisi pohon yang rapuh serta faktor cuaca. Saat kejadian, warga sekitar sempat dikejutkan suara keras dari arah belakang rumah korban.
"Begitu terdengar suara keras, warga langsung keluar rumah dan melihat pohon sudah menimpa bangunan dapur," ujar Staf Trantibum Kecamatan Gambiran, Itnur Sugianto, Senin (27/4/2026).
Menurut Itnur, petugas menerima laporan dari warga tak lama setelah kejadian. Namun proses evakuasi material pohon baru dilakukan pada Senin pagi karena mempertimbangkan faktor keamanan dan minimnya pencahayaan saat malam hari.
"Karena kejadian sore menjelang malam, pembersihan dilanjutkan pagi hari agar penanganan lebih aman dan maksimal," katanya.
Sejak pagi, petugas gabungan diterjunkan ke lokasi untuk membantu membersihkan puing bangunan dan memotong batang pohon yang menindih rumah warga. Unsur yang terlibat antara lain petugas Trantib Kecamatan Gambiran dan Tegalsari, Satpol PP, TNI, Polri, serta perangkat desa dan warga setempat.
Petugas menggunakan gergaji mesin dan peralatan manual untuk mengevakuasi batang pohon dari atap rumah. Proses penanganan berlangsung beberapa jam hingga material pohon berhasil dipindahkan.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Fokus kami membantu warga membersihkan material dan memastikan bangunan aman ditempati kembali," tambah Itnur.
Akibat kejadian itu, atap dapur rumah korban rusak berat. Sejumlah genteng pecah, rangka kayu patah, dan bagian plafon ambruk. Meski demikian, bagian utama rumah masih dalam kondisi aman.
Warga sekitar juga bergotong royong membantu proses pembersihan. Mereka mengevakuasi perabot dapur yang masih bisa diselamatkan dan membersihkan ranting-ranting pohon yang berserakan.
Itnur mengimbau masyarakat agar mewaspadai pohon-pohon tua atau rapuh di sekitar rumah, terutama saat cuaca ekstrem dan angin kencang.
"Kalau ada pohon yang kondisinya miring, lapuk, atau membahayakan, sebaiknya segera dilaporkan agar bisa dilakukan penanganan lebih awal," pungkasnya. (ep)

