Peringati Harlah ke-92, GP Ansor Banyuwangi Perkuat Sinergi dan Komitmen Berperan untuk Daerah

1oihui.jpg Tasyakuran Harlah Ke-92 GP Ansor di Kantor PC GP Ansor Banyuwangi (Foto: Adi/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Banyuwangi menggelar tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) GP Ansor ke-92. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Kantor PC Ansor Banyuwangi pada Jumat malam (24/4/2026).


Dengan mengusung tema "Bersatu, Berperan untuk Banyuwangi", acara ini menjadi momentum refleksi bagi organisasi kepemudaan di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) tersebut. Ketua PC GP Ansor Banyuwangi, Arvy Rizaldy, menegaskan bahwa seluruh kader harus memaknai perjalanan organisasi sebagai bentuk pengabdian yang tegak lurus pada NU dan NKRI.


“Gerakan Ansor harus terpimpin dan terkontrol. Kami di jajaran PC hingga akar rumput (ranting) siap menjadi bagian dari arah gerak PCNU Kabupaten Banyuwangi,” ujar Arvy dalam sambutannya.


Dalam kesempatan tersebut, Arvy juga memaparkan prestasi gemilang PC GP Ansor Banyuwangi yang berhasil meraih predikat terbaik ke-2 se-Jawa Timur. Capaian ini didukung oleh progres kaderisasi yang masif, di mana terdapat 300 lebih kader yang telah dinyatakan lulus mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) sebagai syarat penguatan kapasitas anggota.


Semangat ini disambut baik oleh kader di tingkat akar rumput. Moh. Handoko, selaku Ketua Ranting Ansor Labanasem yang hadir pada lokasi kegiatan, menyatakan kesiapannya untuk mengawal instruksi pimpinan. Ia menilai bahwa capaian di tingkat cabang merupakan motivasi besar bagi pengurus di tingkat desa untuk terus bergerak di tengah masyarakat.


Ketua PCNU Banyuwangi, Gus Turmudzi, menyatakan kebanggaannya terhadap regenerasi di tubuh Ansor yang kian tertata. Beliau menekankan bahwa soliditas adalah kunci utama mengingat besarnya basis massa NU. “PCNU telah melupakan problem masa lalu. Tidak ada lagi faksi-faksi, kita semua sudah bersatu. Ansor sebagai anak harus terus bersemangat, jangan eksklusif, dan harus hadir di tengah masyarakat,” pesan Gus Turmudzi.


Sementara itu, Rois Syuriah PCNU Banyuwangi, KH. Fahruddin Manan, dalam tausiyahnya mengingatkan agar pemuda Ansor tidak bersifat monoton. Menurutnya, organisasi harus adaptif dan terus melakukan kolaborasi lintas generasi agar memberikan dampak nyata.


Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah ke-92, PC GP Ansor Banyuwangi juga telah menjadwalkan agenda lanjutan bagi masyarakat umum:

 1. Sarasehan bersama Lora Ismail Kholili di Masjid KH. Sholeh Lateng pada 29 April.

 2. Ansor-Run, Festival Kopi, dan Bazar di Gazebo Blambangan pada 30 April.


Kegiatan tasyakuran yang dimulai pukul 18.00 WIB ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta kejayaan Nahdlatul Ulama di Bumi Blambangan. (*)