Sekretaris DPC GMNI Banyuwangi Yohanes Mifta Gadi Gaa Sesalkan Komentar Tidak Mendidik di Media Sosial (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Sekretaris DPC GMNI Banyuwangi terpilih, Yohanes Mifta Gadi Gaa, menyesalkan munculnya komentar tidak mendidik dan tidak beretika yang disampaikan oleh oknum alumni di media sosial. Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam organisasi harus disampaikan secara santun, bermartabat, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.
Menurut Yohan, perbedaan pandangan dan kritik merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi. Namun, penyampaian pendapat seharusnya tetap mengedepankan etika, moral, dan semangat pendidikan kader yang menjadi tradisi dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
“Sebagai organisasi kader, GMNI dibangun di atas nilai-nilai intelektualitas, persaudaraan, dan penghormatan terhadap martabat sesama. Karena itu, penggunaan kata-kata yang bernada penghinaan, intimidasi, dan tidak mendidik tidak sejalan dengan semangat kaderisasi maupun budaya organisasi yang sehat,” ujar Yohan, Senin (15/06/2026).
Ia menegaskan bahwa alumni memiliki posisi strategis sebagai teladan dan sumber inspirasi bagi kader-kader muda. Oleh sebab itu, setiap pernyataan yang disampaikan di ruang publik, termasuk di media sosial, semestinya mencerminkan kedewasaan berpikir, kebijaksanaan, serta etika dalam berdialog.
Yohan mengajak seluruh kader dan alumni GMNI Banyuwangi untuk menahan diri serta mengedepankan penyelesaian perbedaan pendapat melalui ruang diskusi yang sehat dan bermartabat. Menurutnya, kemajuan organisasi tidak dibangun melalui caci maki dan ancaman, melainkan melalui pertukaran gagasan yang beradab dan saling menghormati.
“GMNI harus tetap menjadi rumah bersama yang menjunjung tinggi nilai gotong royong, persaudaraan, dan tradisi intelektual. Kritik boleh disampaikan secara tegas, tetapi jangan sampai mengorbankan etika dan moral dalam berorganisasi,” pungkasnya.
Komentar tersebut muncul diunggahan terkait berita GMNI Banyuwangi yang menetapkan ketua dan sekretaris baru periode 2026-2028. Dilihat pada Senin (15/06/2026) siang, komentar tersebut hilang. Diduga karena melanggar pedoman komunitas Instagram karena diksi kasar. (*)

