Tangkapan Layar Rekaman Video Ibu Hamil di Kapal Laut Ketapang-Gilimanuk (Foto; Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Seorang ibu hamil melahirkan di dalam bus saat kendaraan yang ditumpanginya sudah berada di atas kapal KMP Gerbang Samudera di Dermaga MB III Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Beruntung, ibu dan bayinya selamat setelah dievakuasi ke rumah sakit.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (1/10/2026) pagi. Ibu yang melahirkan diketahui bernama Warda Lestari (24), warga Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Warda saat itu menumpang Bus Sinar Jaya jurusan Bogor-Denpasar. Bus tersebut tiba di Pelabuhan Ketapang sekitar pukul 07.10 WIB dan kemudian masuk ke Dermaga MB III.
Sekitar pukul 09.00 WIB, bus masuk ke dalam KMP Gerbang Samudera yang akan menyeberang menuju Pulau Bali.
Namun, saat kapal tengah melakukan aktivitas bongkar muat kendaraan, Warda yang dalam kondisi hamil tua tiba-tiba merasakan mulas. Sekitar pukul 09.15 WIB, ia akhirnya melahirkan secara normal di dalam bus.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi AKP Taufan Akbar membenarkan adanya kejadian tersebut. Petugas kemudian berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Ketapang untuk melakukan evakuasi.
"Ibu tersebut melahirkan saat bus sudah berada di atas kapal. Setelah mendapat laporan, petugas langsung berkoordinasi dengan KKP Pelabuhan Ketapang untuk memberikan pertolongan," ujar Taufan.
Petugas kesehatan KKP kemudian datang memberikan pertolongan kepada ibu dan bayi. Keduanya selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Blambangan Banyuwangi.
"Setelah dievakuasi, ibu dan bayinya dibawa ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan penanganan medis," jelasnya.
Sesampainya di rumah sakit, kondisi ibu dan bayi dilaporkan selamat, sehat dan dalam keadaan baik.
Proses evakuasi sempat membuat aktivitas bongkar muat kendaraan di Dermaga MB III sedikit terganggu. Kendaraan yang sudah berada di kapal bahkan harus dibongkar kembali untuk memberikan akses evakuasi ibu dan bayi.
"Untuk memperlancar proses evakuasi, aktivitas muat sempat terganggu dan dilakukan pembongkaran kembali kendaraan. Setelah ibu dan bayi berhasil dievakuasi, aktivitas bongkar muat kembali berjalan normal," terang Taufan.
Berdasarkan keterangan kepolisian, Warda melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Denpasar dalam kondisi hamil tua. Ia disebut memang berencana melahirkan di Bali. Dalam perjalanan tersebut, Warda tidak didampingi suaminya karena sang suami sedang bekerja.
Petugas kepolisian dari Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi kemudian mendatangi lokasi dan melakukan koordinasi dengan petugas KKP Pelabuhan Ketapang.
"Yang penting saat ini ibu dan bayinya sudah mendapatkan pertolongan dan kondisinya selamat serta sehat," pungkasnya.

