Tangkapan Layar Rekaman Video Usai Kecelakaan di Jalan Raya Rogojampi (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Seorang pengendara motor, Elsa Rosa PerdanaRizqullah, mengaku mengalami kecelakaan setelah tersenggol rombongan motor gede (moge) yang melintas di Jalan Pasar Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Kamis (13/8/2026). Ia mengaku sempat terjatuh dan kembali tertabrak kendaraan lain dari rombongan tersebut.
Ia mengatakan, saat kejadian kondisi lalu lintas di lokasi sedang padat. Ia mengaku telah memperlambat laju kendaraannya karena terdapat sejumlah anak sekolah yang hendak menyeberang.
“Jalan itu macet karena ada anak sekolah yang mau menyeberang. Posisi saya sudah pelan, tiba-tiba ada rombongan Harley yang hendak mendahului,” kata Rizqullah.
Di tengah kondisi tersebut, seorang pengendara perempuan disebut masuk ke jalan utama. Rizqullah kemudian berusaha menghindar agar tidak terjadi tabrakan.
“Ada ibu-ibu yang masuk ke jalan utama. Saya mencoba menghindar supaya tidak terjadi tabrakan. Saya mencoba masuk ke tengah, tapi tidak sampai melintasi marka tengah jalan,” ujarnya.
Namun, menurutnya, salah satu moge dari rombongan tersebut tetap melaju hingga menyenggol sepeda motornya. Akibat senggolan itu, ia terjatuh dan terguling di jalan.
“Si Harley itu tetap masuk, kemudian saya tersenggol dan terguling. Dari belakang saya kembali ditabrak moge yang berada di belakang kendaraan yang menyenggol saya. Saya sampai terkena bagian punggung, kemudian kaki saya juga kembali tertabrak kendaraan dari rombongan belakang,” ungkapnya.
Ia menyebut salah satu pengendara moge sempat berhenti setelah kejadian. Namun, menurut dia, pengendara tersebut justru mengatakan bukan bagian dari rombongannya.
“Moge yang terakhir menabrak sempat berhenti. Tapi dia bilang, ‘Bukan rombongan saya mas’,” kata Elsa Rizqullah menirukan ucapan pengendara tersebut.
Akibat kejadian itu, Rizqullah mengalami sejumlah luka. Helm yang dikenakannya disebut sampai pecah, sementara bagian kepalanya mengalami memar. Ia juga mengalami luka lecet pada kaki kanan.
"Helm saya sampai pecah. Kepala saya juga sampai memar. Kaki kanan lecet," ujarnya.
Meski tidak mengalami luka serius, ia mengaku kecewa dengan sikap sejumlah pengendara yang menurutnya tidak memberikan pertolongan setelah kejadian.
"Yang saya herankan, dari sebanyak orang yang ada di lokasi tidak ada yang menolong saya. Apalagi menghentikan rombongan moge tadi. Malah dilihat seperti tontonan karnaval. Yang menolong saya hanya penjual rujak di seberang jalan," tuturnya.
Ia menegaskan, dirinya tidak mempermasalahkan rombongan motor gede yang melintas. Namun, ia berharap setiap pengendara tetap mengutamakan keselamatan dan memiliki kepedulian terhadap pengguna jalan lain ketika terjadi kecelakaan.
Sementara itu, keberadaan rombongan moge memang terlihat melintas di sejumlah ruas jalan di Banyuwangi dalam beberapa hari terakhir. Kehadiran puluhan kendaraan berkapasitas besar tersebut turut menarik perhatian warga.
Salah seorang warga Genteng, Anto, mengaku melihat rombongan moge melintas sejak Kamis (13/8). Ia pun penasaran dengan agenda rombongan tersebut.
"Iya, ini mau ada acara apa ya? Kok banyak rombongan moge. Lewat di Jalan Gajah Mada Genteng. Kemarin ada, tadi pagi ada lagi," kata Anto. (ep)

