Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Dusun Tapak Lembu Sempu Gelar Kirab Budaya dan Santunan Yatim

1uihui1.jpg Atraksi Marching Band pada Acara Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Dusun Tapak Lembu, Sempu (Foto: Silvi/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang diinisiasi oleh Takmir Masjid Al-Ihsan Pecari kembali digelar meriah di Dusun Tapak Lembu, Temuasri, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (28/06/2026).


Dimulai pukul 13.15 WIB, acara yang dikemas dalam bentuk kirab budaya ini berhasil mengumpulkan dana awal santunan sebesar 243 juta untuk 21 anak yatim piatu di dusun setempat.


Kepala Dusun Tapak Lembu, Nanang Satrianto, menyebut kegiatan ini merupakan tradisi tahunan yang telah berjalan hampir 21 tahun. "Ini sudah menjadi agenda setiap tahun. Insya Allah sudah berjalan hampir 21 tahun," ujarnya.


Acara ini diawali dengan kirab yang mencapai sekitar 1.000 personil yang menghadirkan drumband Akademik Kelautan Banyuwangi (AKABA), drumband lansia dari Kecamatan Blimbingsari, 10 grup kesenian kuntulan, kesenian angklung, RC Audio Banyuwangi, serta sekitar 30 talent dari Banyuwangi Ethno Carnival (BEC).


Nanang menegaskan bahwa seluruh biaya operasional murni berasal dari swadaya masyarakat dan donatur, tanpa menyentuh hak anak yatim. "Kirab sebesar ini tidak mengurangi jatah anak yatim. Ini murni dari kantong pribadi kami," tegasnya.


Dana dikumpulkan melalui aksi turun ke jalan selama 10 hari menjelang acara. Dari total yang terkumpul, setiap anak yatim diproyeksikan menerima hampir 11 juta dan angka tersebut dipastikan masih akan bertambah hingga akhir acara.


Salah satu warga, Sukaryono, mengaku bangga melihat kekompakan warga Dusun Tapak Lembu dari tahun ke tahun. "Begitu meriah sekali ya. Meriah atas partisipasi solidaritas dan juga persatunya dari lapisan masyarakat. Ke depannya, mudah-mudahan kita semua tetap panjang umur dan diharapkan bisa terus mengadakan acara semeriah ini, lebih baik dan lebih baik lagi," ungkap Sukaryono.


Nanang berharap semangat gotong royong warga terus terjaga. "Mudah-mudahan warga tetap bersemangat memikirkan anak-anak yatim. Insya Allah ke depan akan lebih meriah lagi," pungkasnya. (sf)