Petugas Damkar saat Memadamkan Api di Pabrik Penggilingan Padi Banyuwangi (Foto: Damkarmat/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Tumpukan sekam padi milik PT Ratu Makmur Abadi di Dusun Cantuk Kidul, Desa Cantuk, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, terbakar hingga memicu penanganan intensif petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Kamis (25/6/2026) malam.
Kebakaran diduga sudah mulai terjadi sejak Minggu (21/6). Saat itu pekerja melihat kepulan asap dari tumpukan sekam dan berupaya memadamkan bara api secara mandiri. Namun api terus membesar hingga akhirnya dilaporkan ke Damkarmat pada Kamis sekitar pukul 18.37 WIB.
Kepala Damkarmat Banyuwangi Edy Supriyono mengatakan, hasil investigasi awal mengarah pada percikan api saat pekerjaan pengelasan atap beberapa hari sebelumnya.
"Diduga percikan las mengenai tumpukan sekam. Bara api kemudian berkembang perlahan di dalam timbunan hingga akhirnya membesar beberapa hari kemudian," kata Edy.
Sebanyak 18 personel diterjunkan bersama tiga unit mobil pemadam. Petugas tiba di lokasi pukul 19.06 WIB dan langsung melakukan penyekatan agar api tidak merembet ke tumpukan sekam lainnya.
"Saat kami datang, api sudah cukup besar. Fokus utama petugas memutus penyebaran api sekaligus membongkar titik bara yang berada di dalam timbunan sekam," ujarnya.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.18 WIB. Namun petugas masih melakukan proses pendinginan hingga pukul 23.38 WIB untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala.
"Sekam memiliki karakter menyimpan panas cukup lama. Karena itu pendinginan harus dilakukan secara menyeluruh agar tidak terjadi penyalaan kembali atau re-ignition," jelas Edy.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Damkarmat juga memastikan tidak ada kerugian material yang dilaporkan karena kebakaran hanya mengenai tumpukan sekam.
Edy mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha meningkatkan kewaspadaan saat melakukan pekerjaan yang menghasilkan percikan api.
"Setelah pekerjaan pengelasan selesai, pastikan tidak ada bara api yang tertinggal. Jika muncul asap atau api yang sulit dikendalikan, segera laporkan ke Damkarmat agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat," pungkasnya. (ep)

