Tangkapan Layar Rekaman Video Kondisi Rumah Warga Usai Diacak-acak Maling (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Aksi dugaan pencurian menyasar rumah pasangan suami istri di Dusun Tapakbayan, Desa Balak, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang bekerja sebagai buruh tani, Selasa (03/03/2026).
Korban diketahui bernama Darno (60) dan istrinya Ketut (60). Peristiwa itu diperkirakan terjadi sebelum waktu dhuhur. Warga mulai curiga saat memasuki waktu dhuhur dan melihat kondisi rumah yang tak seperti biasanya.
Fitriyah (29), tetangga korban, mengatakan jendela samping rumah yang menghadap ke sungai terlihat terbuka. “Diperkirakan kejadiannya sebelum dhuhur, karena pas dhuhur itu sudah kelihatan jendelanya menganga. Yang bagian samping, menghadap sungai,” ujar Fitriyah, Rabu (04/03/2026).
Ia menduga jendela tersebut dibuka paksa dengan cara dicongkel. "Sepertinya dicongkel, tapi kecil saja. Soalnya jendelanya seperti dirusak sedikit,” tambahnya.
Dari dalam rumah, pelaku membawa kabur sejumlah perhiasan emas berupa gelang dan cincin. Selain itu, uang tunai sekitar Rp 3 juta juga dilaporkan hilang. Untuk jumlah pasti perhiasan yang diambil, korban masih melakukan pendataan.
Saat aksi pencurian berlangsung, Darno dan Ketut tengah bekerja di sawah. Kondisi rumah memang sering kosong pada siang hari.
“Rumahnya itu di belakang, pinggir sungai. Tetangganya cuma tiga rumah dan semuanya kebetulan sedang tidak ada di rumah. Lingkungannya sepi, masuk ke dalam, sebelahnya kebun,” jelas Fitriyah.
Lokasi yang terpencil dan minim aktivitas warga diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Kapolsek Songgon, AKP Pudji Wahyono, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari korban.
“Setelah menerima laporan, anggota langsung menuju TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari sejumlah saksi,” ujar AKP Pudji Wahyono.
Polisi kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut.
Akibat kejadian itu, Darno disebut sempat histeris karena merasa kehilangan hasil jerih payah yang dikumpulkan sedikit demi sedikit untuk persiapan hari raya. (ep)

