Orang Tua/Keluarga Pemuda yang Terlibat Konvoi dan Bentrokan di Cluring Dipanggil Polisi (Foto: Polsek Cluring/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Aksi konvoi yang dilakukan sekelompok pemuda di wilayah Kecamatan Cluring, Banyuwangi, berujung bentrokan dengan warga hingga membuat situasi di sekitar Jalan Raya Benculuk sempat memanas, Minggu (14/6/2026) sore. Peristiwa tersebut kemudian ditangani pihak kepolisian dengan memanggil orang tua para pemuda yang terlibat untuk dilakukan pembinaan.
Keributan terjadi sekitar pukul 16.20 WIB di depan Kantor Kecamatan Cluring. Polisi yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan melakukan pengamanan sehingga bentrokan tidak meluas.
Kapolsek Cluring AKP Putu Ardana menjelaskan, kejadian bermula saat sekelompok anak muda melakukan konvoi dari arah selatan menuju utara melintasi wilayah Kecamatan Cluring.
“Rombongan pemuda tersebut melakukan konvoi di jalan raya. Saat melintas di depan Kantor Kecamatan Cluring, warga yang merasa terganggu dan tidak nyaman dengan aksi konvoi itu berusaha membubarkan rombongan sehingga terjadi bentrokan,” ujar AKP Putu Ardana.
Mendapat laporan adanya keributan, anggota Polsek Cluring langsung menuju lokasi dan membubarkan massa yang terlibat bentrokan. Sejumlah pihak yang terlibat kemudian diamankan untuk dimintai keterangan.
Menurut Putu, berdasarkan hasil pemeriksaan, rombongan pemuda tersebut awalnya hendak menghadiri sebuah kegiatan di wilayah Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo. Namun kegiatan yang dimaksud ternyata telah dibatalkan oleh panitia penyelenggara.

“Kelompok pemuda itu berencana menghadiri kegiatan di Bangorejo. Meski sebelumnya sudah ada informasi bahwa kegiatan dibatalkan oleh pengurus, mereka tetap datang ke lokasi karena tidak percaya. Setelah mengetahui kegiatan benar-benar dibatalkan, mereka kemudian melakukan konvoi di jalan raya,” jelasnya.
Saat petugas tiba di lokasi, sebagian besar rombongan pemuda yang melakukan konvoi langsung melarikan diri. Polisi kemudian mengamankan beberapa pemuda untuk dilakukan pembinaan.
Selain dimintai keterangan, para pemuda tersebut juga dipanggil bersama orang tuanya ke Mapolsek Cluring. Dalam proses pembinaan, mereka diminta menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua masing-masing atas tindakan yang telah dilakukan. Polisi juga memberikan arahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.
“Mereka yang diamankan telah dimintai keterangan, dipanggilkan orang tuanya, dan dibuatkan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya,” kata Putu.
Kapolsek menegaskan bahwa situasi di wilayah Cluring kini telah kembali kondusif. Ia mengimbau seluruh masyarakat, khususnya kalangan pemuda, untuk tidak melakukan konvoi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun memicu gesekan dengan warga.
“Saat ini situasi sudah aman dan terkendali. Kami mengimbau masyarakat agar menjaga ketertiban, tidak melakukan konvoi yang mengganggu pengguna jalan, serta mengedepankan komunikasi yang baik agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (ep)

