Sekolah Rakyat Banyuwangi Dikebut, Menteri PU Targetkan Dibuka Bulan Juli 2026

1tftyu.jpg Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi (Foto: Eko/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Jawa Timur 4 di Kecamatan Muncar, Banyuwangi terus dikebut menjelang tahun ajaran baru 2026/2027. Pemerintah menargetkan sekolah berkonsep asrama tersebut dapat mulai beroperasi pada Juli mendatang bersama puluhan Sekolah Rakyat lain di berbagai daerah di Indonesia.


Kepastian itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi, Senin (15/06/2026).


Menurut Dody, Sekolah Rakyat menjadi program strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Secara nasional, sebanyak 93 Sekolah Rakyat ditargetkan siap digunakan secara serentak pada awal tahun ajaran baru.


"Saat ini ada 93 Sekolah Rakyat yang ditargetkan bisa berfungsi pada tahun ajaran baru bulan Juli nanti," ujar Dody.


Khusus di Banyuwangi, progres pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 4 telah mencapai sekitar 78 persen. Meski mengalami sedikit keterlambatan dari target awal yang direncanakan selesai pada 20 Juni 2026, pemerintah optimistis proyek tersebut dapat dituntaskan sebelum akhir Juni.


Dody mengakui salah satu tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan jumlah tenaga kerja di lapangan. Untuk mempercepat penyelesaian proyek, pihak pelaksana diminta menambah jumlah pekerja hingga mencapai 1.000 orang.


"Kalau melihat progres saat ini memang ada potensi mundur dari target 20 Juni. Tapi kami berharap akhir Juni sudah selesai. Salah satu kendalanya adalah jumlah pekerja. Kalau ingin percepatan signifikan, jumlah tenaga kerja harus ditambah hingga 900 sampai 1.000 orang," katanya.


Sekolah Rakyat Banyuwangi dibangun dengan anggaran sekitar Rp 219 miliar. Fasilitas yang disiapkan meliputi ruang belajar untuk jenjang SD, SMP hingga SMA, lengkap dengan sarana penunjang pendidikan modern.


Selain gedung pembelajaran, pembangunan asrama siswa dan guru juga terus dikebut. Konsep boarding school atau sekolah berasrama tersebut menjadi salah satu keunggulan Sekolah Rakyat yang diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar lebih optimal bagi peserta didik.


Dody menjelaskan, program Sekolah Rakyat akan terus dikembangkan secara bertahap di seluruh Indonesia. Pemerintah menargetkan pembangunan hingga 500 Sekolah Rakyat dalam beberapa tahun ke depan guna memperluas pemerataan akses pendidikan berkualitas.


"Kami ingin memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak dengan fasilitas yang baik. Sekolah Rakyat ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah untuk mewujudkannya," ujar Dody.


Apabila pembangunan selesai sesuai target, Sekolah Rakyat Jatim 4 Banyuwangi akan menjadi salah satu sekolah berasrama terbesar di wilayah tapal kuda Jawa Timur dan siap menerima siswa pada tahun ajaran baru yang dimulai Juli 2026.