
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi mengumumkan ke publik mengenai pengangkatan karteker Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyuwangi.
Keputusan ini diambil dalam upaya membangun konsolidasi organisasi, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) PBNU Nomor 311/PB.01/A.II.01.45/99/03/2024 yang dikeluarkan pada tanggal 9 Maret 2024.
SK tersebut menetapkan KH. Athoillah Sholahuddin Anwar dan KH. Abdul Latif Malik sebagai Rais Syuriyah dan Katib Syuriyah, sementara Ketua Tanfidziyah dijabat oleh H. Choirul Sholeh Rasyid dan Sidrotun Naim menjabat sebagai Sekretaris.
“Kami menyampaikan kepada seluruh pengurus MWC NU se-Kabupaten Banyuwangi, dan seluruh warga Nahdliyin, bahwa telah dilakukan langkah keorganisasian yang dilakukan oleh PBNU untuk menyelesaikan persoalan di NU Banyuwangi,” kata Choirul Saleh Rasyid di Kantor PCNU Banyuwangi, pada Minggu (17/03/2024).
Pengangkatan karteker ini menjadi langkah terakhir setelah dua kali perpanjangan masa khidmat PCNU Banyuwangi tidak memungkinkan dilakukannya konferensi cabang. Choirul menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil semata-mata demi kepentingan organisasi, tanpa adanya motif lain.
Pengambilan keputusan untuk mengkarteker PCNU Banyuwangi itu, lanjut Choirul, untuk kembali menjalankan roda organisasi. Sebagaimana diketahui, sejak 5 Juli 2023, PCNU Banyuwangi 2018-2023 telah habis masa khidmatnya. Namun, dalam perjalanannya, tidak dapat dilakukan konferensi cabang.
Choirul juga menambahkan bahwa tugas dari kepengurusan karteker ini adalah menata kembali struktur organisasi sehingga dapat melaksanakan konferensi cabang sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh Nahdlatul Ulama.
“Kami mohon doa dan dukungan dari para kiai, pengurus NU dan seluruh warga Nahdliyin, semoga tugas ini bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.
Dengan pengumuman ini, diharapkan PCNU Banyuwangi dapat segera melanjutkan aktivitas organisasi dan membangun kembali momentum untuk melayani masyarakat serta menjaga semangat kebersamaan di antara seluruh warga Nahdliyin. (rq)