Angin Kencang Terjang Muncar Banyuwangi, Dua Rumah Warga Rusak

1rygyub.jpg Rumah Warga Muncar Rusak Diterjang Angin Kencang pada 5 Maret 2026 (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Angin kencang yang melanda sejumlah wilayah Banyuwangi pada Kamis (05/03/2026) kemarin juga menerjang Kecamatan Muncar. Beberapa rumah warga di Dusun Palurejo, Desa Tembokrejo dilaporkan mengalami kerusakan setelah atap bangunan diterpa angin.


Salah satu rumah yang terdampak adalah milik Sugiono (66), warga setempat. Selain rumah, bangunan warung miliknya yang berada berdekatan juga ikut rusak akibat terjangan angin.


Staf Trantibum Kecamatan Muncar, Slamet Hariyadi, mengatakan angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di wilayah Kecamatan Muncar.


“Sekitar pukul 11.00 WIB terjadi angin kencang di wilayah Kecamatan Muncar. Kemudian pada pukul 12.05 WIB angin menerpa atap rumah warga hingga berserakan,” ujar Slamet saat dikonfirmasi, Jumat (06/03/2026).


Ia menjelaskan, beberapa saat kemudian aparat desa bersama unsur keamanan menerima laporan dari masyarakat terkait kerusakan rumah warga.


“Pada pukul 12.15 WIB Kepala Desa bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas mendapat informasi dari masyarakat adanya atap rumah warga yang roboh akibat angin kencang,” jelasnya.


Petugas kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus membantu warga melakukan pendataan serta evakuasi.


“Sekitar pukul 12.45 WIB perangkat desa bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas dan masyarakat melaksanakan pendataan serta membantu evakuasi warga terdampak,” tambahnya.


Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Saat kejadian, Sugiono diketahui sedang berada di luar rumah sehingga selamat dari insiden tersebut.


Namun, atap teras rumah dan atap teras warung miliknya roboh dan mengalami kerusakan cukup parah. Kerugian materi akibat kejadian ini ditaksir mencapai sekitar Rp 15 juta.


Selain rumah Sugiono, kerusakan juga terjadi pada rumah milik warga lain di Dusun Palurejo RT 03 RW 16, Desa Tembokrejo, atas nama Paidi. Rumah tersebut mengalami kerusakan kategori sedang pada bagian atap berbahan asbes.


Slamet menambahkan, pihak kecamatan bersama pemerintah desa telah melakukan asesmen awal terhadap kerusakan rumah warga dan melaporkannya kepada BPBD Banyuwangi untuk penanganan lebih lanjut.


“Pendataan dan asesmen sudah kami lakukan di lapangan dan telah disampaikan kepada BPBD Banyuwangi sebagai bahan tindak lanjut penanganan,” pungkasnya. (ep)