Kantor BRI Branch Office Banyuwangi (Foto: Dok. BRI Banyuwangi/BWI24JAM)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - BRI Branch Office Banyuwangi, Jawa Timur terus memperkuat perannya sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dari Januari hingga April 2026, BRI BO Banyuwangi telah menyalurkan KUR sebesar Rp 401 Miliar.
Branch Office Head BRI BO Banyuwangi, Muh. Rosyid Hudaya mengatakan, sebagian besar penyaluran KUR didominasi oleh KUR Sektor Perdagangan yang tercatat sebesar Rp 215 Miliar atau sebesar 54 % dari total penyaluran hingga April 2026. Sektor produksi yang dimaksud mencakup bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan industri jasa lainnya yang merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Banyuwangi.
Dengan pembiayaan yang memadai dan akses permodalan yang lebih mudah melalui KUR, pelaku usaha di wilayah Banyuwangi memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kapasitas usahanya, membuka lapangan kerja dan memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Selain itu KUR menjadi wujud nyata dari komitmen BRI yang sejalan dengan Astacita Pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pemerataan pembangunan.
“Ini merupakan upaya nyata BRI dalam mendukung perekonomian masyarakat di wilayah Banyuwangi melalui penyaluran pendanaan usaha. Kami juga melihat ada banyak potensi di wilayah Banyuwangi di bidang pertanian Buah Naga dan Pertanian Palawija yang tentunya BRI memliki peran untuk mendukung pelaku usaha dalam pendanaan usaha maupun peningkatan kapasitas usaha,” ujar Rosyid, Senin (25/05/2026).
Rosyid menambahkan, dukungan BRI tidak hanya sebatas penyaluran dana, tetapi juga mencakup pemberdayaan dan pendampingan usaha dan edukasi finansial agar para debitur dapat mengelola usahanya secara berkelanjutan dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan visi BRI untuk menjadi mitra terpercaya dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan, khususnya di daerah-daerah yang memiliki potensi unggulan.
Dengan strategi yang terfokus pada sektor produktif, BRI BO Banyuwangi optimis dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat dan menjawab tantangan pembangunan inklusif di tingkat lokal.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM, tidak hanya berupa modal usaha saja tapi juga melalui pelatihan-pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya. Kami juga terus mengedukasi pelaku usaha untuk melek digital dan memanfaatkan platform-platform penjualan online sehingga bisa mendorong kapasitas usaha dan bisa naik kelas” tegasnya.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pelaku usaha lokal agar mampu berkembang dan naik kelas secara berkelanjutan. (*Adv)

