Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pembobol Toko dan Membawa Kabur Sejumlah Barang di Srono (Foto: Polsek Srono/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Aksi pencurian yang menyasar sebuah toko kelontong di Kecamatan Srono, Banyuwangi, berhasil diungkap polisi. Seorang pria asal Surabaya ditangkap setelah diduga membobol toko dan membawa kabur sejumlah barang berharga milik pemilik usaha.
Pelaku berinisial R (37), warga Kecamatan Wonokromo, Surabaya. Ia diamankan Unit Reskrim Polsek Srono setelah penyelidikan mengarah pada keterlibatannya dalam pencurian di toko milik Juwita yang berada di Dusun Komis Kulon, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono.
Kapolsek Srono AKP Sutarkam melalui Kanit Reskrim mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (02/06/2026). Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diduga lebih dahulu memantau situasi di sekitar lokasi sebelum menjalankan aksinya.
"Pelaku masuk ke area toko melalui gerbang yang tidak terkunci. Setelah itu dia merusak kunci pintu menggunakan obeng hingga berhasil masuk ke dalam bangunan," ujarnya, Selasa (09/06/2026).
Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil berbagai barang yang berada di dalam toko. Di antaranya sejumlah rokok dari berbagai merek, dua unit telepon genggam, satu tabung LPG 3 kilogram, serta uang tunai yang tersimpan di dalam toko.
Polisi menyebut total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp 6 juta.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui seluruh perbuatannya. Petugas kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan maupun hasil dari tindak pidana tersebut.
Barang bukti yang diamankan antara lain sebuah obeng bergagang kuning yang digunakan untuk mencongkel pintu, satu tabung LPG 3 kilogram warna hijau, jaket hitam, kaus hitam bertuliskan Persebaya, topi hitam bertuliskan Persebaya, serta sebuah telepon genggam merek Vivo.
"Pelaku beserta barang bukti sudah kami amankan untuk proses penyidikan lebih lanjut," tegasnya.
Saat ini R mendekam di ruang tahanan Polsek Srono. Polisi juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus pencurian lainnya yang pernah terjadi di wilayah Banyuwangi.
"Kasus ini masih kami kembangkan. Tidak menutup kemungkinan pelaku terlibat dalam tindak pidana serupa di lokasi lain," pungkasnya. (ep)

