Murid SMP Sempat Terjepit di Tangga Kolam Renang GOR Tawang Alun, Berhasil Diselamatkan

1ehibi.jpg Petugas Damkarmat Mendatangi Lokasi Kejadian di Kolam Renang GOR Tawang Alun Banyuwangi (Foto: Damkarmat/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Seorang pelajar SMP sempat mengalami insiden kaki terjepit di bagian tangga kolam renang GOR Tawang Alun Banyuwangi, Selasa (04/08/2026) pagi. Beruntung, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat sehingga tidak mengalami luka serius.


Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.40 WIB di kolam renang GOR Tawang Alun, Lingkungan Cungking, Kel. Mojopanggung, Kecamatan Giri. Laporan pertama diterima Call Center Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi dari Yoga Eko Pratama. Mendapat laporan tersebut, operator langsung meneruskan informasi kepada Tim Rescue Regu Brama 3 yang kemudian bergerak menuju lokasi dengan membawa peralatan penyelamatan dan unit Fire & Rescue.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi Edy Supriyono mengatakan, setiap laporan penyelamatan yang diterima akan langsung ditindaklanjuti tanpa membedakan apakah kejadian tersebut berupa kebakaran maupun nonkebakaran.


"Begitu laporan kami terima, personel langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa peralatan rescue. Kecepatan respons menjadi prioritas kami karena dalam situasi darurat setiap menit sangat menentukan keselamatan korban. Kami selalu berupaya hadir secepat mungkin agar risiko yang ditimbulkan tidak semakin besar," ujar Edy.


Setibanya di lokasi sekitar pukul 08.51 WIB, petugas mendapati korban telah berhasil melepaskan kakinya dari sela-sela tangga kolam renang berkat bantuan petugas GOR bersama guru pendamping dari SMP Negeri 5 Banyuwangi. Meski demikian, tim Damkarmat tetap melakukan asesmen dan memastikan kondisi korban benar-benar aman.


"Saat tim tiba di lokasi, korban memang sudah berhasil dibantu oleh petugas GOR dan guru pendamping. Namun personel kami tetap melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada cedera serius maupun potensi bahaya lain sebelum penanganan dinyatakan selesai," jelasnya.


Edy mengapresiasi kesigapan petugas GOR dan guru yang tetap tenang saat memberikan pertolongan awal kepada korban.


"Kolaborasi seperti ini sangat kami apresiasi. Respons cepat dari petugas GOR dan guru menjadi faktor penting sehingga korban bisa segera dibebaskan sambil menunggu tim rescue datang. Sinergi seperti ini perlu terus dipertahankan dalam setiap kondisi darurat," katanya.


Ia juga mengimbau pengelola kolam renang dan fasilitas olahraga lainnya agar rutin melakukan pemeriksaan terhadap seluruh sarana yang digunakan masyarakat.


"Kami mengingatkan agar pengelola melakukan inspeksi berkala terhadap tangga kolam, saluran air, maupun fasilitas lainnya. Pastikan seluruh perlengkapan aman digunakan sehingga potensi kecelakaan dapat diminimalkan. Pengawasan terhadap anak-anak saat berada di area kolam juga harus menjadi perhatian bersama," tegasnya.


Dalam penanganan tersebut, Damkarmat Banyuwangi menerjunkan Tim Rescue Regu Brama 3 bersama Kasi Penyelamatan dan Evakuasi dengan dukungan mobil Fire & Rescue serta peralatan penyelamatan. Seluruh rangkaian penanganan selesai pada pukul 08.56 WIB dan korban dipastikan selamat tanpa mengalami luka serius. (ep)