Dua Pelajar Terlibat Laka di Dekat SMPN 2 Rogojampi, Satu Meninggal Terlindas Truk Gandeng

IMG_1912.PNG Polisi Lakukan Olah TKP Kecelakaan Lalu Lintas (Foto: Unit Lantas Polsek Rogojampi/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Rogojampi, tepatnya masuk Dusun Jajangsurat, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 12.15 WIB. Insiden tersebut melibatkan dua sepeda motor dan satu truk gandeng yang hingga kini belum diketahui identitasnya.


Kanit Lantas Polsek Rogojampi, Ipda Gatot Dwi Handoko, mengatakan peristiwa tersebut merupakan laka lantas jenis tabrak lari dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.


“Laka lantas ini melibatkan dua sepeda motor dan satu truk gandeng yang identitasnya belum diketahui. Kendaraan truk tersebut meninggalkan lokasi setelah kejadian dan saat ini masih dalam pencarian,” ujar Ipda Gatot.


Menurutnya, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario bernopol P-2825-UH yang dikendarai NA (14) asal Kelurahan Tukangkayu melaju dari arah utara ke selatan. Di lokasi kejadian, korban berupaya mendahului truk gandeng dari sisi kiri.


“Pada saat bersamaan, dari arah yang sama ada pengendara Vario lainnya yang juga hendak mendahului truk tersebut. Karena jarak terlalu dekat, terjadi benturan di bagian belakang kendaraan di depannya,” jelasnya.


Motor Honda Vario bernopol P-4729-QBA yang dikendarai FA (18) asal Kelurahan Singotrunan menabrak bagian belakang motor korban hingga keduanya terjatuh. Korban lalu terjatuh ke sisi kanan dan diduga terlindas truk gandeng.


“Korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di TKP. Selanjutnya dievakuasi ke RSUD Blambangan Banyuwangi,” terang Ipda Gatot.


Dari hasil pendataan, kedua pengendara diketahui tidak memiliki SIM C. Salah satu pengendara juga tidak membawa STNK saat berkendara.


“Kedua pengendara masih berstatus pelajar dan belum memiliki SIM C. Ini menjadi perhatian kami bahwa faktor kelalaian dan kurang hati-hati saat mendahului sangat berisiko,” tegasnya.


Ia menambahkan, kondisi jalan saat kejadian dalam keadaan lurus, beraspal, cuaca cerah dan penerangan cukup.


“Faktor jalan dan cuaca tidak ada kendala. Diduga kuat faktor manusia, kurang hati-hati dan tidak memperhitungkan jarak aman saat mendahului,” pungkasnya.


Akibat kejadian tersebut, sepeda motor P-2825-UH mengalami kerusakan di bagian belakang. Sementara sepeda motor P-4729-QBA mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait keberadaan truk gandeng yang terlibat dalam insiden tersebut. (ep)