Konflik Timur Tengah Memanas, Pemohon Paspor Umrah di Banyuwangi Justru Meningkat

IMG-20260418-WA0051.jpg Suasana Pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas III Banyuwangi (Foto: Eko/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah akibat konflik Iran, Israel, hingga keterlibatan Amerika Serikat, ternyata tidak menyurutkan minat masyarakat Banyuwangi untuk menunaikan ibadah umrah.


Kantor Imigrasi Kelas III Banyuwangi mencatat, dalam kurun waktu kurang dari empat bulan terakhir, jumlah permohonan paspor untuk keperluan haji dan umrah justru mengalami peningkatan.


Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Banyuwangi, Muhammad Ervan Lesmana, mengatakan bahwa hingga pertengahan April 2026, tren pengajuan paspor tetap stabil bahkan cenderung naik.


“Situasi geopolitik yang terjadi saat ini belum berdampak pada permohonan paspor haji maupun umrah di Banyuwangi. Dari Januari hingga 15 April, tercatat sekitar 190 permohonan paspor haji dan hampir 1.000 untuk umrah,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).


Secara rinci, pihaknya mencatat total penerbitan paspor untuk haji sebanyak 191 dokumen dan umrah mencapai 996 dokumen. Sementara itu, paspor untuk keperluan wisata juga cukup tinggi, yakni sekitar 500 permohonan.


“Jika ditotal, jumlah penerbitan paspor selama periode tersebut mencapai sekitar 1.600 lebih. Ini menunjukkan minat masyarakat masih cukup tinggi,” jelasnya.


Ervan menambahkan, kemudahan layanan menjadi salah satu faktor pendukung meningkatnya permohonan paspor. Melalui aplikasi M-Paspor, masyarakat kini dapat melakukan pendaftaran secara daring tanpa harus datang lebih awal ke kantor imigrasi.


“Dengan layanan M-Paspor, pemohon bisa mengisi data dan melengkapi berkas dari rumah. Saat datang ke kantor, tinggal proses foto dan verifikasi saja,” tambahnya.


Selain itu, Imigrasi Banyuwangi juga memiliki program layanan jemput bola bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan, khususnya lansia, melalui program Larosiwangi.


Dengan berbagai kemudahan tersebut, pihak imigrasi optimistis jumlah pemohon paspor, khususnya untuk ibadah umrah dan haji, masih akan terus bertambah dalam beberapa bulan ke depan. (ep)