Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi Rayakan HUT ke-242 (Foto: Silvi/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Ratusan umat dan tamu undangan memadati area Klenteng Hoo Tong Bio, Banyuwangi, dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hoo Tong Bio yang menjadi klenteng tertua di Jawa Timur dan Bali.
Suasana klenteng tampak semarak dengan dekorasi bernuansa merah keemasan, dihiasi ornamen naga dan kuda yang khas. Perayaan ini sekaligus menandai Bertahtanya Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin, disertai Reuni Dewa dan Dewi Kimsin atau Juhui yang mempertemukan umat dari lintas daerah.
Mengusung tema "Mempererat Tali Persaudaraan Sesama Umat Tempat Ibadah Klenteng dan Vihara di Seluruh Indonesia", perayaan ini dihadiri jajaran Forkopimda Banyuwangi, tokoh agama, serta perwakilan pengurus klenteng dan vihara dari berbagai daerah.
Hadir sebagai pembuka acara, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam sambutannya mengutip sebuah filosofi Tiongkok yang sangat relevan dengan semangat masyarakat Banyuwangi dalam menjaga persaudaraan.
"Dalam filosofi Tiongkok, terdapat sebuah kutipan yang sangat relevan dengan kegiatan malam hari ini, di mana harmoni adalah nilai yang paling utama. Makna ini mengajarkan kepada kita semuanya bahwa dalam keberagaman, dalam perbedaan keyakinan, perbedaan budaya, dan latar belakang, yang harus kita utamakan adalah harmoni," tegas Ipuk, Jumat (17/04/2026).
Ketua TITD Hoo Tong Bio, Sylvia Ekawati, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar klenteng ini terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.

"Puji syukur kita dapat berkumpul merayakan hari kebesaran Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin. Saya berharap klenteng ini terus menjadi rumah yang teduh bagi umat, pusat pelestarian tradisi, dan wadah untuk menebar kebajikan di tengah masyarakat," ungkap Sylvia.
Kemeriahan semakin terasa dengan iringan berbagai tarian khas Tionghoa serta atraksi barongsai yang disambut antusias oleh para hadirin. Pawai budaya turut mewarnai rangkaian acara, mempertegas semangat perayaan yang memadukan unsur spiritual dan tradisi budaya leluhur.
Tidak hanya semarak di aula, deretan lapak UMKM juga mendapat kesempatan untuk berjualan, menjadikan perayaan ini tidak hanya bermakna secara spiritual tetapi juga berdampak bagi perekonomian lokal.
Perayaan HUT ke-242 TITD Hoo Tong Bio menjadi cerminan bahwa keragaman budaya dan keyakinan tetap berjalan beriringan di Kabupaten Banyuwangi. (sf)

