Harga Daging Sapi di Banyuwangi Tembus Rp150 Ribu Jelang Lebaran, Penjualan Pedagang Justru Naik 2 Kali Lipat

1suana1.jpg Ilustrasi AI Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi Danang Hartanto saat Sidak (Foto: BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Harga daging sapi dan ayam potong di Pasar Blambangan, Banyuwangi, mulai merangkak naik sepekan menjelang Hari Raya Idulfitri. Meski harga mengalami kenaikan, permintaan masyarakat justru melonjak hingga dua kali lipat dibanding hari biasa.


Pantauan di Pasar Blambangan, harga daging sapi yang sebelumnya berada di kisaran Rp120 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp145 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram.


Kenaikan harga ini sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Meski begitu, para pedagang memastikan stok daging sapi masih tersedia dan tidak terjadi kelangkaan.


Salah satu pedagang daging di Pasar Blambangan, Ifan mengatakan, kenaikan harga lebih dipengaruhi oleh naiknya harga sapi dari peternak.


“Kalau sekarang harga daging sapi sudah sekitar Rp145 ribu sampai Rp150 ribu per kilo. Naiknya karena harga sapi dari peternak juga naik,” ujar Ifan, Rabu (11/03/2026).


Menurutnya, kenaikan harga tersebut tidak terlalu berpengaruh terhadap minat beli masyarakat. Justru menjelang Lebaran permintaan daging sapi meningkat signifikan.


“Kalau biasanya sehari hanya jual satu ekor sapi, sekarang bisa sampai dua ekor. Permintaan memang naik menjelang Lebaran,” tambahnya.


Untuk memastikan daging yang dijual aman dikonsumsi, Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional.


Petugas melakukan pemeriksaan langsung terhadap daging sapi yang dijual pedagang, termasuk mengecek kadar air pada daging guna memastikan tidak ada praktik daging gelonggongan.


Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi Danang Hartanto, mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya daging yang tidak layak konsumsi.


“Dari hasil sidak yang kami lakukan, tidak ditemukan daging sapi gelonggongan. Namun kami tetap mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak mudah tergiur harga daging yang terlalu murah,” kata Danang.


Menurutnya, kenaikan harga daging menjelang Lebaran merupakan hal yang lumrah terjadi karena meningkatnya permintaan masyarakat.


“Setiap menjelang Lebaran biasanya memang terjadi peningkatan permintaan sehingga harga ikut naik,” ujarnya.


Tak hanya daging sapi, harga ayam potong di Pasar Blambangan juga mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir.


Jika sebelumnya dijual sekitar Rp37 ribu per kilogram, kini harga ayam potong naik menjadi Rp39 ribu per kilogram.


Lonjakan permintaan juga dirasakan pedagang ayam. Jika pada hari biasa pedagang hanya menjual sekitar 100 ekor ayam per hari, menjelang Lebaran jumlah penjualan bisa meningkat hingga 200 ekor per hari. (ep)