Haul Bung Karno Jadi Bagian Rangkaian Bulan Bung Karno di Banyuwangi

20260620_231712.jpg Haul Bung Karno di Ponpes Mabadiul Ihsan Karangdoro, Kec. Tegalsari, Banyuwangi (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Haul Bung Karno digelar di Pondok Pesantren Mabadiul Ihsan, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Sabtu (20/06/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut diikuti ratusan peserta dari unsur pengurus partai, santri, dan masyarakat.


Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPP PDI Perjuangan H. Abdullah Azwar Anas, Pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Hj. Ipuk Fiestiandani, Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara beserta anggota Fraksi PDI Perjuangan, Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Ana Aniati beserta jajaran pengurus DPC, pengurus PAC, serta pengurus ranting PDI Perjuangan.


Kegiatan diawali dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu. Selanjutnya, para peserta mengikuti rangkaian acara haul yang berlangsung di lingkungan pondok pesantren.


Dalam sambutannya, Abdullah Azwar Anas menyampaikan pandangannya mengenai hubungan Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno, dengan para tokoh agama. Ia juga menyinggung proses de-Sukarnoisasi yang terjadi pada masa Orde Baru.


“Bagaimana sebenarnya hubungan Sukarno dengan para tokoh agama dan bagaimana de Sukarnoisasi di jaman orde baru, menyembunyikan sosok Sukarno yang religius. Fakta sejarah ini yang harus dibuka agar generasi muda tahu sejarah sebenarnya,” ungkap Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tersebut.


Sementara itu, Ketua Panitia Haul Bung Karno, Fajar Isnaeni, mengatakan pelaksanaan haul di lingkungan pesantren menjadi bagian dari doa bersama untuk Bung Karno dan bangsa Indonesia.


“Haul Bung Karno kita adakan di pesantren, adalah ‘kirim doa’ untuk Bapak Bangsa Bung Karno dan doa agar Indonesia wabil khusus Banyuwangi menjadi baldatun toyibatun wa robbun ghofur serta inilah sinergi yang tidak bisa dipisahkan antara nasionalis dan religius. Simbol kegotong royongan Indonesia,” ujar Fajar.


Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Yasin dan tahlil bersama sebelum ditutup dengan doa.


Haul Bung Karno merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam peringatan Bulan Bung Karno yang diselenggarakan DPC PDI Perjuangan Banyuwangi. Selain haul, sejumlah kegiatan lain juga digelar, di antaranya lomba musisi jalanan, konsolidasi organisasi yang menghadirkan tokoh muda Seno Bagaskoro, ziarah ke Taman Makam Pahlawan, donor darah, serta kegiatan Sukarno Run. (*)