Polisi Cek TKP Aksi Pencurian di SDN 1 Karangdoro, Tegalsari (Foto: Eko/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Aksi pencurian menyasar lingkungan sekolah dasar di Banyuwangi. Pelaku diduga beraksi saat waktu santap sahur, Rabu (04/03/2026) dini hari, dengan menyasar ruang guru SDN 1 Karangdoro, Kecamatan Tegalsari.
Akibat kejadian tersebut, satu unit laptop milik sekolah serta kotak amal jariyah milik guru dan siswa dilaporkan hilang.
Kepala SDN 1 Karangdoro Siti Komariyah, mengatakan kejadian itu pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah saat hendak beraktivitas di lingkungan sekolah pada pagi hari.
“Yang pertama mengetahui penjaga kebun. Dia melihat pintu ruang guru sudah dalam keadaan terbuka dan gemboknya dirusak,” ujar Siti Komariyah, Kamis (5/3/2026).
Saat pintu dibuka, kondisi ruang guru sudah dalam keadaan berantakan. Pelaku diduga menggeledah seluruh laci milik para guru yang ada di ruangan tersebut.
“Ketika dicek, kondisi ruang guru sudah acak-acakan. Semua laci milik guru juga sudah dibuka oleh pelaku,” katanya.
Siti menjelaskan, sebelum kejadian penjaga sekolah sempat melakukan pengecekan sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu kondisi sekolah masih aman dan tidak ditemukan tanda-tanda kerusakan.
“Sekitar pukul dua dini hari penjaga sempat mengecek, tidak ada kerusakan pada pintu ruang guru. Karena tidak ada yang mencurigakan, penjaga kembali ke rumahnya yang tidak jauh dari sekolah,” ungkapnya.
Dari hasil pengecekan, pelaku membawa kabur satu unit laptop merek Acer yang biasa digunakan untuk kegiatan Tes Kemampuan Akademik siswa.
“Laptop itu bantuan dari pemerintah tahun 2017. Kalau harga baru sekitar Rp4 juta sampai Rp5 juta,” jelasnya.
Selain laptop, pelaku juga mengambil kotak amal jariyah milik guru dan siswa yang selama ini diisi secara sukarela.
“Yang diambil juga kotak amal jariyah. Isinya sekitar Rp300 ribu, itu sumbangan dari siswa dan guru yang menyisihkan dari uang sakunya,” tambah Siti.
Sekolah yang memiliki sekitar 217 siswa tersebut diketahui belum dilengkapi kamera pengawas atau CCTV. Ke depan pihak sekolah berencana memasang perangkat keamanan tambahan untuk mencegah kejadian serupa.
“Kebetulan memang belum ada CCTV. Ke depan kami rencanakan akan memasang supaya keamanan lebih terpantau,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Tegalsari AKP Lita Kurniawan, mengatakan pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.
“Anggota sudah mendatangi TKP dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Kami juga sudah menggali keterangan dari sejumlah saksi, termasuk guru dan penjaga sekolah,” kata Lita.
Diduga pelaku masuk ke area sekolah melalui bagian belakang. Pasalnya, di sisi tersebut tidak terdapat tembok pembatas sehingga memungkinkan pelaku masuk dengan leluasa meski pagar depan sekolah dalam kondisi terkunci.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut. (ep)

