Panic Buying BBM Sempat Terjadi di Perbatasan Banyuwangi - Jember, SPBU Pastikan Stok Tetap Aman

IMG_2490.PNG Antrean Kendaraan di SPBU Krikilan Glenmore, Banyuwangi (Foto: Eko/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Isu konflik Iran yang ramai diperbincangkan akhir-kahir ini sempat memicu kepanikan warga di wilayah perbatasan Banyuwangi–Jember. Dampaknya, sejumlah SPBU mengalami lonjakan pembelian bahan bakar minyak (BBM) karena masyarakat melakukan panic buying.


Salah satunya terjadi di SPBU Krikilan, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Pengelola SPBU menyebut lonjakan pembelian terjadi pada 6 Maret 2026.


Pengawas SPBU Krikilan, Ahmad Mulyono, mengatakan peningkatan penjualan BBM saat itu mencapai sekitar 40 persen dari kondisi normal.


“Memang sempat terjadi panic buying dari masyarakat. Penjualan kami naik sekitar 40 persen dalam satu hari,” ujarnya, Minggu (8/2/2026).


Ia menjelaskan, dalam kondisi normal SPBU Krikilan biasanya menyalurkan sekitar 37 kiloliter BBM per hari. Namun pada saat lonjakan tersebut, penyaluran meningkat hingga sekitar 52 kiloliter.


Meski terjadi lonjakan permintaan, kondisi tersebut hanya berlangsung singkat dan kini sudah kembali normal.


“Lonjakan itu hanya terjadi satu hari saja, tepatnya tanggal 6 Maret. Setelah itu sampai sekarang sudah mulai normal kembali,” jelasnya.


Mulyono juga memastikan pasokan BBM dari Pertamina tetap aman. Bahkan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat, pasokan yang dikirim ke SPBU Krikilan ditambah dua kali lipat.


“Biasanya kami dikirim sekitar 16 kiloliter, hari ini dikirim 32 kiloliter. Jadi untuk stok ke depan insyaallah aman,” katanya.


Menurutnya, kondisi di SPBU saat ini juga sudah kondusif. Antrean kendaraan yang sempat terlihat sebelumnya kini mulai berkurang. Bahkan situasi di lapangan juga dibantu pengamanan dari aparat kepolisian setempat.


Mulyono mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan BBM karena pasokan dari Pertamina masih dalam kondisi mencukupi.


“Sekarang sudah mulai reda. Mungkin warga juga sudah merasa stoknya cukup, sementara pasokan dari Pertamina juga baik,” pungkasnya. (ep)