Pembangunan TSP3R Sobo Ditolak Warga, Begini Kata Kepala DLH Banyuwangi

Untitled_design22.png Kepala DLH Banyuwangi Dwi Handayani saat Sosialisasi Rencana Pembangunan TSP3R Sobo (Foto: Riqi/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle atau TPS3R (sebelumnya SPA Sampah) di Kelurahan Sobo, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, mendapat penolakan dari warga sekitar. Penolakan terutama datang dari warga Perumahan Adimas Sobo Regency, yang menjadi kawasan permukiman terdekat dengan lokasi rencana pembangunan.


Aspirasi penolakan tersebut disampaikan warga dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Kelurahan Sobo, Selasa (27/01/2026).


Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuwangi, Dwi Handayani, menjelaskan bahwa pembangunan TPS3R Sobo dirancang untuk melayani pengelolaan sampah di wilayah Kecamatan Banyuwangi.


“Ini sangat diperlukan untuk mengolah sampah khususnya di Kecamatan Banyuwangi, yang saat ini banyak masyarakat yang buang secara sembarangan, ada yang di sungai, di lahan tepi jalan,” kata Handayani.


Handayani menyampaikan bahwa proses perizinan proyek TPS3R Sobo saat ini tengah berjalan. DLH Banyuwangi juga bekerja sama dengan PT SYSTEMIQ Lestari Indonesia dalam tahapan pengembangan proyek tersebut.


“Kami sedang berproses izin-izinnya, untuk izin lingkungannya sudah keluar dari DLH Provinsi,” jelasnya.


TSP3R Sobo direncanakan memiliki kapasitas pengolahan hingga 50 ton sampah per hari. Terkait potensi dampak lingkungan, DLH Banyuwangi menyatakan telah melakukan kajian dan menyiapkan langkah antisipasi.


“Nanti dampak-dampak negatifnya pasti akan kami tanggulangi. Tidak mungkin lah kami menyelesaikan suatu masalah tapi menimbulkan masalah yang lain,” ungkapnya.


Menyikapi penolakan dari warga, Kepala DLH Banyuwangi menilai bahwa sebagian masyarakat masih belum sepenuhnya memahami konsep dan fungsi TPS3R.


“Penolakan warga karena mungkin warga belum mengetahui saja dianggap di sana seperti TPA sampah ditumpuk,” bebernya.


Ke depan, DLH Banyuwangi berencana mengajak warga di sekitar lokasi TPS3R Sobo untuk meninjau langsung fasilitas TPS3R Tembokrejo dan Balak, agar masyarakat dapat melihat proses pengolahan sampah yang dinilai lebih ramah lingkungan. (rq)