PKPB Digelar di Banyuwangi, Nihayatul Wafiroh Tekankan Militansi dan Ideologi Kader PKB

1pkbb.jpg Pendidikan Kader Penggerak Bangsa (PKPB) Digelar di Banyuwangi (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Pendidikan Kader Penggerak Bangsa (PKPB) resmi digelar di Banyuwangi, Jumat (09/01/2026) kemarin. Kegiatan kaderisasi yang berlangsung hingga 11 Januari ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat militansi dan pemahaman ideologi kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), khususnya tim yang tergabung dalam Nihayah Center.


Kegiatan PKPB dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa sekaligus Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi PKB Nihayatul Wafiroh. Dalam sambutannya, Nihayatul menegaskan bahwa PKPB bukan sekadar agenda rutin kaderisasi, melainkan proses pembentukan kader ideologis yang siap menjadi penggerak partai.


“Tujuan pertama dari PKPB tentu pemuatan ideologi dan militansi. Melalui materi yang akan disampaikan, kita diberi pemahaman bagaimana menjadi loyalis yang tinggi, memahami Ahlussunnah wal Jamaah, dan bertransformasi bukan hanya sebagai anggota partai, tetapi sebagai penggerak,” ujar Nihayatul.


Ia menambahkan, kader PKB harus memiliki arah perjuangan yang jelas dan menjadikan politik sebagai bagian dari ibadah.


“Penggerak itu harus punya ideologi dan paham tujuan perjuangan. Karena berpolitik pada dasarnya adalah untuk ibadah, bukan semata-mata soal kekuasaan,” tegasnya.


PKPB ini dihandle langsung oleh instruktur dari Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) DPP PKB. Kehadiran Sekretaris Jenderal LKN MF Nurhuda Yusro bersama tim instruktur nasional dari Jakarta mendapat apresiasi khusus dari Nihayatul Wafiroh.


PKPB diikuti sekitar 150 peserta dan diharapkan mampu mendorong transformasi kader menjadi kelompok penggerak yang aktif memanaskan mesin partai di berbagai lini.


Sementara itu, Amanat Instruktur Nasional DPP PKB disampaikan oleh Dr. KH. Zaini Rahman, M.Si, Ketua DPP PKB Bidang Ideologi dan Kaderisasi sekaligus Dewan Pengarah LKN DPP PKB. Dalam amanatnya, KH. Zaini menekankan pentingnya kaderisasi berbasis ideologi dan nilai ke-NU-an.


“PKPB ini adalah ruang pembentukan kesadaran ideologis. Kader PKB tidak boleh tercerabut dari nilai Ahlussunnah wal Jamaah dan tradisi NU. Militansi kader harus dibangun di atas akhlak, disiplin, dan kesadaran bahwa politik adalah jalan pengabdian,” kata KH. Zaini Rahman.


Acara pembukaan PKPB turut dihadiri jajaran pengurus PKB Banyuwangi, di antaranya Ketua DPC PKB Kabupaten Banyuwangi, KH. Abdul Malik Syafaat, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Banyuwangi KH. Abdul Ghofar Lazim, Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Banyuwangi, Ketua Fraksi PKB DPRD Banyuwangi Arvy Rizaldy, Ketua DPC Panji Bangsa Banyuwangi Zaki Al Mubarok, Ketua LKK DPC PKB Banyuwangi, serta unsur badan otonom PKB lainnya. (*)