Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Korban yang Hanyut di Sungai Badeng Songgon (Foto: Basarnas/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Upaya pencarian terhadap Ponirin (55), warga Sumberbulu, Songgon, yang hanyut saat bekerja sebagai pemecah batu di aliran sungai setempat, kembali belum menemukan hasil. Hingga Minggu (7/12/2025) siang, tim SAR gabungan melaporkan hasil nihil, meski area pencarian telah diperluas secara signifikan.
Koordinator Pos Basarnas Banyuwangi, Wahyu Setyabudi, memastikan bahwa pencarian hari kedua dilakukan lebih jauh dari hari sebelumnya. “Iya, diperluas dengan jarak penyisiran sampai 11 km. Akan tetapi hasilnya masih nihil,” terang Wahyu.
Perluasan pencarian ini dilakukan lantaran arus sungai yang deras diduga membawa korban ke area lebih jauh dari titik awal kejadian. Pada hari pertama, penyisiran baru dilakukan sepanjang 3–4 kilometer.
Meski area pencarian meluas, tim di lapangan menghadapi hambatan besar."Arus deras masih menjadi kendala," kata Wahyu saat ditanya soal kendala utama dalam operasi Minggu siang.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Banyuwangi, TNI-Polri, relawan, dan warga setempat tetap melakukan susur sungai serta penyisiran tepi sungai. Namun derasnya aliran air pascahujan membatasi jarak pandang dan memperlambat pergerakan petugas.
Ponirin dilaporkan hanyut pada Jumat (5/12/2025) sore, saat memecah batu di tengah sungai, tepat di atas area bangunan pembangkit listrik kecil yang melintas di aliran tersebut. Saat itu debit air meningkat tiba-tiba setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu. Korban diduga terpeleset dan terseret arus sebelum menghilang dari pandangan warga.
Operasi SAR akan kembali dilanjutkan Senin pagi dengan penyesuaian taktik dan perluasan titik pemantauan sesuai evaluasi terbaru. (ep)

