Ratusan Pelajar Ikuti Manasik Haji, TK TAPAS Gitik Rogojampi Gandeng Sejumlah Lembaga Pendidikan

20260509_192938.jpg Kepala Sekolah dan Guru Serta Pelajar Berfoto Bersama pada Kegiatan Manasik Haji di Gitik, Rogojampi (Foto: Riqi/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Suasana religius terlihat di Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Sabtu (9/5/2026) pagi. Sebanyak 250 santri dan siswa mengikuti kegiatan manasik haji yang diselenggarakan TK TAPAS (Taman Pembinaan Anak Sholih) Gitik bersama sejumlah lembaga pendidikan lainnya.


Kegiatan diawali dengan kirab sambil melantunkan zikir talbiyah. Para peserta kemudian menuju SDN 1 Gitik untuk mengikuti rangkaian praktik manasik haji.


Kegiatan ini melibatkan enam lembaga pendidikan, di antaranya TK TAPAS Gitik, SDN 1 Gitik, SDN 2 Gitik, TK dan Ponpes An-Nur Al-Fadhol Desa Wonosobo, hingga TPQ Al-Hidayah.


Kepala TK TAPAS Gitik, BD. Diah fitrianingsih S. Keb. M.Kes. Ch., mengatakan program manasik haji tersebut telah rutin dilaksanakan selama bertahun-tahun dan menjadi bentuk kolaborasi pendidikan di wilayah Gitik dan sekitarnya.


“Tujuannya memperkenalkan bahwa prosesi haji sebagai rukun Islam ke-5 itu sebenarnya tidak sulit. Kami kemas dalam kurikulum sederhana, hanya rukun wajibnya saja yang dikenalkan kepada anak-anak,” kata Diah.


Dalam praktik tersebut, anak-anak dibimbing oleh ustaz yang telah berhaji. Mereka dikenalkan tahapan ibadah mulai dari niat ihram, wukuf di Arafah, tawaf ifadah, sai, tahallul atau cukur rambut, hingga doa-doa dasar dalam pelaksanaan ibadah haji.


Menurut Diah, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada anak-anak sejak dini mengenai tata cara ibadah haji.


“Anak-anak bisa mengaplikasikannya, dan paling tidak ada harapan untuk orang tuanya bahwa haji itu tidak sulit, termasuk pembiayaan bisa disiasati,” jelas Direktur Klinik Pratama dr. Didik Sulasmono.


Sementara itu, Kepala SDN 1 Gitik, Adi Sulaiman, mengapresiasi kegiatan kolaboratif tersebut. Ia menilai praktik manasik haji menjadi sarana pembelajaran yang baik bagi siswa untuk mengenal pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.


“Sangat bagus, anak-anak bisa mengenal cara dan pelaksanaan di Mekkah nanti, semoga semua bisa berangkat haji,” katanya.


Kegiatan manasik haji ini digelar bertepatan dengan momentum musim haji. Dengan dukungan properti replika suasana Tanah Suci, para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan mengenakan pakaian ihram berwarna putih. (*Adv)