Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Belakang Kantor MUI Banyuwangi, Diduga karena Sakit

20260507_193731.jpg Kapolsek Banyuwangi Bersama Tim Medis Lakukan Evakuasi Terhadap Korban Meninggal (Foto: Polsek Banyuwangi/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Warga Lingkungan Karangente, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia dalam kondisi meninggal dunia di halaman belakang Kantor MUI Banyuwangi, Kamis (7/5/2026) pagi.


Korban diketahui bernama SHS (67), warga Jalan Banterang, Kelurahan Kampung Melayu, Banyuwangi. Korban ditemukan tergeletak di area semak-semak belakang kantor sekitar pukul 07.30 WIB.


Kapolsek Banyuwangi AKP Hendry Christianto mengatakan, korban selama ini tinggal seorang diri di lingkungan Kantor MUI Banyuwangi. Penemuan jasad bermula saat adik korban, Suyono, datang untuk membersihkan area kantor seperti biasanya.


“Sekitar pukul 05.30 WIB saksi datang ke Kantor MUI untuk menyapu halaman. Saat itu sandal korban tidak ada dan dikira sedang keluar atau ke kamar mandi,” ujar Hendry.


Namun hingga dua jam kemudian korban tak kunjung terlihat. Saksi kemudian berinisiatif mencari ke sekitar halaman belakang kantor.


“Saat dilakukan pencarian di area belakang kantor, korban ditemukan sudah dalam posisi tergeletak di semak-semak rerumputan dan dipastikan sudah meninggal dunia,” jelasnya.


Mengetahui hal tersebut, saksi langsung melapor ke petugas PJR Banyuwangi yang berada di dekat lokasi. Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Banyuwangi.


Petugas bersama tim identifikasi Polresta Banyuwangi dan tenaga medis segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke RSUD Blambangan.


“Hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya,” ungkapnya.


Menurut pihak keluarga, korban selama ini memang mengidap penyakit diabetes dan kondisi kesehatannya terus menurun karena faktor usia. Korban juga diketahui hidup seorang diri di lingkungan kantor tersebut.


“Korban tinggal sendirian. Untuk kebutuhan makan sehari-hari biasanya dibantu keluarga. Namun beberapa hari terakhir keluarga juga dalam kondisi sakit sehingga tidak sempat mengirim makanan,” jelasnya.


Polisi memperkirakan korban baru meninggal beberapa jam sebelum ditemukan warga. Pihak keluarga pun menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.


“Keluarga sudah membuat surat pernyataan menolak autopsi dan menerima bahwa korban meninggal karena sakit,” tambahnya.


Usai proses pemeriksaan selesai, jenazah korban dibawa ke rumah duka di Kelurahan Kampung Melayu untuk dimakamkan. Proses evakuasi berjalan aman dan lancar dengan pengamanan dari personel Polsek Banyuwangi. (ep)