Petugas Damkar Membantu Evakuasi Roda Mobil Terbenam Pasir Pantai (Foto: Damkarmat/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Momen liburan di Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah sebuah mobil terjebak di hamparan pasir pantai dan tidak bisa bergerak. Beruntung, tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi berhasil mengevakuasi kendaraan tersebut sebelum kondisi semakin sulit.
Peristiwa itu terjadi saat kendaraan milik pengunjung masuk ke area pasir pantai. Awalnya pengemudi berupaya memarkirkan kendaraan lebih dekat ke bibir pantai. Namun kondisi pasir yang lembek membuat roda kendaraan perlahan terperosok hingga kehilangan daya cengkeram.
Meski sempat berusaha keluar secara mandiri, roda kendaraan justru semakin terbenam. Pengemudi kemudian meminta bantuan petugas setelah kendaraan tidak dapat digerakkan.
Mendapat laporan tersebut, Tim Damkarmat Sektor Bangorejo langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa perlengkapan evakuasi. Setibanya di lokasi, petugas melakukan asesmen untuk menentukan metode penyelamatan yang paling aman agar kendaraan tidak mengalami kerusakan tambahan.
Anggota Damkarmat Sektor Bangorejo M.Rifai mengatakan, proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena karakter pasir pantai yang mudah bergeser dan dapat membuat kendaraan semakin amblas.
"Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi dan melakukan pengecekan kondisi kendaraan. Saat kami tiba, roda kendaraan sudah cukup dalam terbenam di pasir sehingga perlu penanganan khusus," kata Rifai.
Menurutnya, petugas terlebih dahulu memastikan keamanan area sekitar sebelum melakukan proses penarikan kendaraan.
"Kami melakukan asesmen untuk mengetahui kondisi medan dan titik penarikan yang aman. Jika penanganannya tidak tepat, kendaraan justru bisa semakin masuk ke dalam pasir," ujarnya.
Petugas kemudian memasang peralatan evakuasi dan melakukan penarikan secara bertahap hingga kendaraan berhasil keluar dari jebakan pasir.
"Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar. Kendaraan berhasil dikeluarkan tanpa ada korban maupun kerusakan tambahan selama proses penanganan," tambahnya.
Rifai mengungkapkan kejadian kendaraan terjebak di pasir pantai bukan pertama kali terjadi. Menurutnya, banyak pengunjung yang menganggap permukaan pasir cukup padat untuk dilalui kendaraan, padahal kondisi di bawahnya sering kali labil.
"Pasir pantai terlihat keras di bagian atas, tetapi ketika menerima beban kendaraan bisa langsung ambles. Karena itu kami mengimbau pengunjung agar tidak membawa kendaraan terlalu jauh ke area pasir," jelasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan kendaraan terus berakselerasi saat roda mulai terjebak.
"Kalau kendaraan mulai selip atau amblas, jangan terus digas karena biasanya justru membuat roda semakin dalam. Sebaiknya segera mencari bantuan agar penanganannya lebih cepat dan aman," tegas Rifai.
Setelah proses evakuasi selesai, kendaraan berhasil diserahkan kembali kepada pemiliknya. Damkarmat Banyuwangi mengimbau seluruh wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pulau Merah maupun destinasi pantai lainnya agar lebih berhati-hati saat memarkir atau mengendarai kendaraan di area pasir guna menghindari kejadian serupa. (ep)

