Petugas Terkait Mendatangi Lokasi Kebakaran dan Melakukan Penanganan (Foto: Damkarmat/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Sebuah rumah milik warga di Dusun Krajan, Desa Kabat, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, terbakar pada Sabtu (23/05/2026) malam. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari kamar bagian depan rumah.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.25 WIB saat rumah dalam keadaan kosong. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi Edy Supriyono mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 23.33 WIB dari seorang warga bernama Dea.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi dengan dua unit mobil pemadam untuk melakukan penanganan cepat agar api tidak semakin membesar,” kata Edy, Minggu (24/5/2026).
Petugas Regu Brama 2 Damkarmat Banyuwangi tiba di lokasi sekitar pukul 23.50 WIB dan langsung melakukan pemadaman di sejumlah titik api yang membakar bagian ruang depan, ruang tengah, kamar hingga dapur rumah.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.11 WIB, kemudian petugas melakukan pendinginan menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran ulang,” ujarnya.
Rumah yang terbakar diketahui milik Andri Ariyanto (31). Berdasarkan hasil asesmen petugas, rumah tersebut sedang dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi.
Sebelumnya sekitar pukul 17.00 WIB, korban sempat datang ke rumah untuk menyalakan lampu sebelum kembali ke rumah saudaranya yang berada sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. Korban diketahui tinggal seorang diri dan dalam kondisi sakit sehingga sudah dua hari terakhir menginap di rumah keluarganya.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban bernama Dwi Indriani (30) yang melihat asap dan kobaran api muncul dari bagian depan rumah saat hendak mematikan keran air di teras rumahnya.
“Saksi langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya sebelum petugas damkar datang,” terang Edy.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menduga sumber api berasal dari korsleting listrik di kamar depan rumah. Percikan api kemudian menyambar plafon dan rangka kayu atap yang mudah terbakar hingga api cepat merambat ke seluruh bagian bangunan.
“Dugaan sementara akibat hubungan arus pendek listrik. Api cepat membesar karena bagian plafon dan rangka atap berbahan kayu,” jelas Edy.
Dalam proses pemadaman, Damkarmat Banyuwangi menerjunkan sembilan personel lengkap dengan alat pelindung diri serta dua armada pemadam yakni Ayaxx 03 dan Fire Doome 05.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang di dalam rumah seperti plafon, kayu atap, genteng, lemari hingga kasur mengalami kerusakan. Total kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kami mengimbau masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik rumah untuk mencegah kebakaran akibat korsleting,” pungkasnya. (ep)

