Tak Bisa Dilepas Berhari-hari, Tiga Cincin Monel Jepit Jari Nenek 76 Tahun di Glenmore

1auigu.jpg Petugas Damkarmat dan Pihak Terkait Membantu Melepas Cincin di Jari Nenek (Foto: Damkarmat/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi kembali menjalankan tugas kemanusiaan di luar penanganan kebakaran. Kali ini, petugas mengevakuasi tiga cincin monel yang menjepit jari manis seorang nenek berusia 76 tahun di Dusun Sumbergondo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore.


Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (10/06/2026) siang. Korban bernama Sani (76) meminta bantuan setelah tiga cincin monel yang dikenakannya tidak bisa dilepas dan menyebabkan jari manisnya membengkak.


Laporan masuk ke Damkarmat Sektor Genteng sekitar pukul 13.05 WIB. Petugas kemudian langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan penanganan.


Koordinator Damkarmat Sektor Genteng, Sutikno, mengatakan kondisi jari korban sudah mengalami pembengkakan cukup signifikan akibat cincin yang terlalu lama melekat.


"Ada tiga cincin monel yang menempel di jari manis nenek tersebut. Karena tidak bisa dilepas, jarinya mengalami pembengkakan dan membuat korban merasa tidak nyaman sehingga meminta bantuan petugas Damkar," ujar Sutikno.


Menurutnya, proses pelepasan cincin tidak bisa dilakukan secara manual karena posisi cincin sudah terlalu ketat. Petugas akhirnya menggunakan peralatan khusus berupa gerinda mini dan tang snap ring untuk memotong cincin secara bertahap.


"Kami melakukan pemotongan secara hati-hati menggunakan gerinda mini. Selama proses berlangsung, cincin juga disiram air agar panas dari gesekan gerinda tidak mengenai kulit korban dan menimbulkan luka," jelasnya.


Penanganan berlangsung sekitar 20 menit. Setelah cincin terpotong, petugas menggunakan tang untuk membuka bagian cincin secara perlahan hingga seluruh cincin berhasil dilepaskan dari jari korban.


"Alhamdulillah ketiga cincin berhasil kami lepas tanpa menimbulkan cedera. Kondisi korban juga baik dan cincin yang sudah dipotong kami serahkan kembali kepada pemiliknya," kata Sutikno.


Ia menambahkan, kejadian seperti ini cukup sering ditangani oleh petugas Damkarmat. Umumnya terjadi karena ukuran cincin yang sudah tidak sesuai dengan ukuran jari atau adanya pembengkakan akibat faktor usia dan kondisi kesehatan tertentu.


"Kami mengimbau masyarakat, terutama lansia, untuk tidak memaksakan memakai cincin yang sudah terasa sempit. Jika jari mulai bengkak dan cincin sulit dilepas, segera minta bantuan agar tidak mengganggu sirkulasi darah dan menimbulkan risiko yang lebih serius," pungkasnya.


Selain menangani kebakaran, Damkarmat Banyuwangi juga kerap menerima laporan penyelamatan nonkebakaran, mulai dari evakuasi hewan liar, pelepasan cincin yang tersangkut, hingga berbagai kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat demi keselamatan warga. (ep)