Lokasi Amblas di Jalur Gumitir Ditutup Terpal dan Dipasangi Garis Pembatas (Foto: Relawan Gumitir/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Tebing gorong-gorong di Jalur Gumitir mengalami amblas. Longsoran terjadi di Jalan Nasional III KM 236+900, wilayah Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Selasa (24/02/2026) kemarin.
Ketua Relawan Gumitir, Wiji Hariyanto, mengatakan ambrolnya tebing memiliki kedalaman sekitar 6 meter. Retakan di badan jalan tercatat sepanjang kurang lebih 3 meter dengan kedalaman sekitar 39 sentimeter.
“Izin menindaklanjuti perihal tebing gorong-gorong yang amblas kemarin siang. Lokasinya di Jalan Nasional III KM 236+759, sedalam kurang lebih 6 meter. Panjang retakan sekitar 3 meter dengan kedalaman 39 sentimeter. Masuk wilayah Perhutani Banyuwangi Selatan,” ujar Wiji, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, posisi longsoran berada di sisi jalan dan cukup berisiko jika kendaraan terlalu menepi saat melintas. Terlebih Jalur Gumitir merupakan akses penghubung utama Banyuwangi–Jember yang ramai dilalui kendaraan besar.
Sebagai langkah penanganan sementara, petugas PU Bina Marga telah melakukan penutupan di titik longsor. “Saat ini dari petugas PU Bina Marga melakukan penutupan dengan terpal serta memasang garis batas guna antisipasi kendaraan yang terlalu minggir ketika melintasi lokasi longsoran sembari menunggu perbaikan dalam waktu dekat,” jelasnya.
Terkait pengamanan, Wiji menyebut belum ada relawan yang disiagakan secara khusus di lokasi. Pemantauan dilakukan secara bergantian oleh relawan.
“Kalau di situ sementara cukup gantian memantau, baik siang maupun malam,” tambahnya.
Pengendara yang melintasi Jalur Gumitir diimbau untuk lebih waspada, mengurangi kecepatan, serta tidak mengambil sisi kiri jalan secara berlebihan guna menghindari risiko kecelakaan di sekitar titik ambrol. (ep)

