1.030 Personel Disiagakan di Banyuwangi, Polisi Pastikan Lebaran Aman dan Lancar

1yubui.jpg Polisi, TNI dan Unsur Terkait saat Patroli Jelang Lebaran 2026 (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Pengamanan Lebaran 1447 Hijriah di Banyuwangi diperketat. Sebanyak 1.030 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan arus mudik, ibadah, hingga perayaan Idulfitri berjalan aman dan kondusif.


Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2026 yang digelar secara nasional. Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofik Ripto Himawan, mengatakan seluruh personel disebar di titik-titik strategis, mulai jalur mudik, pusat keramaian, hingga kawasan rawan kepadatan.


“Kami menyiagakan 330 personel gabungan dan diperkuat 700 personel dari jajaran Polsek di seluruh kecamatan. Tujuannya agar masyarakat bisa beribadah dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujar Rofik. 


Ia menyebut, hingga saat ini kondisi arus lalu lintas di Banyuwangi masih terpantau lancar. Tidak ada kemacetan signifikan, baik di jalur selatan Gumitir maupun jalur pantura Situbondo menuju Pelabuhan Ketapang.


“Sejauh ini masih landai, belum ada penumpukan kendaraan yang berarti. Tapi kami tetap siaga penuh mengantisipasi lonjakan,” tegasnya.


Selain arus mudik antar daerah, kepolisian juga mewaspadai meningkatnya mobilitas masyarakat lokal saat hari H Lebaran, terutama setelah pelaksanaan salat Id.


“Biasanya setelah salat Id, warga melakukan silaturahmi. Ini juga kami antisipasi dengan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan,” katanya.


Terkait malam takbiran, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk merayakannya secara tertib di lingkungan masing-masing.


“Kami sarankan takbiran dilaksanakan di masjid atau musala agar tetap khusyuk dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujarnya.


Untuk mengantisipasi arus balik, Polresta Banyuwangi juga telah menyiapkan 16 titik kantong parkir guna mengurai potensi kemacetan. Puncak arus balik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret 2026.


“Kami sudah siapkan skema pengaturan lalu lintas dan kantong parkir. Kami imbau masyarakat merencanakan perjalanan dengan baik agar tidak terjebak kemacetan,” pungkasnya. (ep)